Sebuat tim peneliti di Carnegie Mellon sedang membangun kecerdasan buatan (AI) yang akan dibenamkan di robot yang nantinya dapat bermain-main dengan objek fisik untuk mengenali sifatnya.
Satu hal yang paling menarik dari proyek ini adalah cara tim peneliti menanamkan kemampuan ke robot untuk belajar sendiri. Mereka mengandaikan teknologi ini seperti orang tua yang mengajarkan anaknya cara melempar bola berkali-kali sampai sang anak mahir.
Pendekatan tersebut dinilai lebih praktis dan cepat ketimbang metode yang selama ini dipakai para peneliti robot yang sekadar memberi teknologi yang statis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti yang dilaporkan Digital Trends, metode robot belajar ini dilakukan untuk meningkatkan level kecerdasan robot yang saat ini masih sangat terbatas.
Kebutuhan robot yang lebih banyak diperlukan untuk mempercepat pengumpulan data. Bila data terkumpul lebih cepat berarti 'robot bayi' ini bisa terwujud lebih cepat.
Proyek ini juga menunjukkan Google benar-benar serius dalam pengembangan AI. Mereka sebelumnya juga telah bekerja sama dengan Microsoft, Amazon, Facebook, dan IBM untuk merancang AI masa depan.
Robot cerdas yang ada saat ini dinilai masih terlalu sederhana. Hal itu terlihat dari jenis interaksi yang bisa dilakukan terbatas di tugas-tugas sederhana.
Foto: Laudy Gracivia |
(tyo)
Foto: Laudy Gracivia