Laporan Bloomberg pada Kamis (26/1) memperkirakan pendapatan Apple akan berlipat ganda di laporan keuangan akhir 2016. Namun hal itu tak lantas memastikan iPhone 7 sukses.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat hal itu, Moskowitz mendeteksi ada kekhawatiran dari industri bahwa teknologi ponsel cerdas terkini melampaui kebutuhan normal penggunanya. Konsumen juga dipercaya lebih setia memakai ponselnya selama belum rusak.
Spesifikasi kedap air, kamera lebih canggih, baterai lebih tahan lama dan prosesor lebih cepat, nyatanya tak cukup meyakinkan pengguna segera beralih ke iPhone 7.
Alhasil para analis pasar dari Wall Street menerka ada dua penyebab alternatif yang menyebabkan iPhone 7 kurang seksi di mata pengguna setianya yaitu entah fitur iPhone 7 kurang memikat atau konsumen lebih menunggu iPhone 8.
Setidaknya mereka yakin jika tren peralihan lebih banyak ke iPhone 6 atau 6s, nilai jual rata-rata ponsel Apple diprediksi akan melorot di laporan kuartal akhir 2016 yang segera keluar.
"Kita tahu seperti apa wujud dan kegunaan sebuah ponsel cerdas. Inovasi tak akan banyak ditemukan di sektor ini," ujar investor teknologi terkemuka Peter Thiel kepada New York Times. (evn)