Pencapaian tersebut juga meningkatkan penggunaan jaringan XL 4G LTE, di mana trafik layanan meningkat hampir 30 kali sejak layanan 4G diluncurkan secara komersial pada November 2015.
"Pada tahun 2016, fokus utama kami adalah meningkatkan cakupan dan kualitas jaringan data XL sebagai bagian dari strategi Transformasi untuk membangun bisnis layanan data yang kuat,” ujar Presiden Direktur dan CEO XL Axiata Dian Siswarini, melalui keterangannya.
Dian mengklaim, tidak lama setelah 4G LTE hadir di Indonesia, layanan 4G dari XL kini telah mencakup hampir 100 kota di berbagai daerah, dengan lebih dari 8.200 BTS 4G.
Selain itu, pembangunan jaringan 4G LTE tersebut juga diimbangi dengan penggelaran jaringan 3G di frekuensi 900 MHz (U900), yang telah berhasil meningkatkan kualitas layanan 3G khususnya di luar Jawa secara signifikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelanggan XL juga terus tumbuh dengan penambahan 1,5 juta pelanggan pada kuartal ini. Jadi, total pelanggan XL kini menjadi 46,5 juta, atau 11 persen lebih tinggi dari total jumlah pelanggan tahun sebelumnya.
Sementara itu, ARPU keseluruhan meningkat menjadi Rp 35.000 pada tahun 2016, 3 persen lebih tinggi dari Rp 34.000 dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Setelah pencapaian ini, untuk membangun bisnis mobile data yang berkelanjutan, XL secara terus menerus menerapkan nilai-nilai pertumbuhan jangka panjang melalui agenda transformasi “3R” (Revamp, Rise, Reinvent). (tyo)