Namun, bagaimana jika motor yang diletakkan berjantung karburator? Tentu efeknya akan berbeda, si pemilik akan sulit menghidupkan mesin kendaraannya. Bahkan, tak jarang pemilik harus membawa kendaraannya ke bengkel.
Senior Mekanik Honda Motor Care, Ahmad Fauzi menjelaskan ada beberapa hal yang dapat mengakibatkan air masuk ke dalam karburator. Imbasnya, air tersebut akan tercampur pada bensin yang berada di dalam karburator sehingga motorpun tidak dapat dihidupkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu alternatif untuk kondisi karbu masuk air tanpa harus buka karbu. Alternatif paling jitu. Obeng min kecil atau sedang," ujarnya.
Pemilik motor, lanjut dia, tinggal mencari baut berbentuk min di bagian bawah karburator dan kemudian melonggarkannya dengan obeng tersebut. Baut min itu memang memiliki fungsi sebagai penguras bensin di karburator.
"Di bawah karbunya ada baut min untuk ngebuka pembuangan bahan bakarnya. Kalo memang bahan bakarnya ada air, bisa dibuang, atau dikuras," kata dia.
Meski begitu, ia mengimbau, agar pemilik kendaraan yang memakai keran manual mematikan terlebih dahulu aliran bahan bakar menuju karburatornya saat hendak menguras. Jika tidak, tentu akan ikut terkuras dengan bahan bakar yang sudah tercampur air.
"Jangan sampai bareng bukanya (keran dengan baut min mangkuk karbu)," kata Fauzi.
(pit)