Program tersebut juga dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan, di mana airbag mengembang secara berlebihan pada saat terjadi berbenturan. Masalah itu akibat dari adanya tekanan gas berlebihan, sehingga berpotensi membahayakan penumpang di bagian depan.
“Ini merupakan bagian dari program global yang dijalankan Honda Motor.Co.Ltd. untuk menjamin kualitas pada setiap produk Honda yang diproduksi dan dipasarkan di Indonesia. Konsumen yang kendaraannya terdampak berhak mendapatkan penggantian komponen untuk memastikan kendaraannya berada pada standar keselamatan dan kualitas,” kata Marketing and After Sales Service Director HPM Jonfis Fandy dalam keterangannya kepada CNNIndonesia.com, Senin (3/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dealer resmi Honda juga akan mengirimkan surat pemberitahuan langsung kepada para pemilik mobil yang teridentifikasi. Para pemilik mobil Honda pun dapat memeriksakan kendaraannya teridentifikasi atau tidak di website resmi https://www.honda-indonesia.com/news-room/product-update.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun model yang teridentifikasi:
· 12.006 unit Honda Accord produksi tahun 2003-2012
· 9.267 unit Honda City produksi tahun 2009-2012
· 4.829 unit Honda Civic produksi tahun 2009-2011
· 44.650 unit Honda CR-V produksi tahun 2009-2012
· 62.691 unit Honda Jazz produksi tahun 2009-2012
· 38.590 unit Honda Freed produksi tahun 2009-2012
· 841 unit Honda Odyssey produksi tahun 2004-2008 (pit)