Rencana tersebut, tertuang dalam Peraturan Menteri LHK Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 dan akan diterapkan tahun depan untuk mesin bensin, serta empat tahun ke depan bagi diesel.
"Kalau dari BMW Indonesia selalu mendukung kebijakan pemerintah, dari mulai program kemudian regulasi yang dijalankan," kata Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'Tania di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena memang di negara lain itu selain Indonesia sudah menerapkan Euro 4. Jadi apabila speaifikasi di Indonesia udah Euro 4 pastinya membuka kesempatan untuk ekspor," kata dia.
Inovasi Produk
Dengan demikian, ia yakin BMW akan menghadirkan produk yang selama ini belum pernah masuk ke Indonesia. Ragam produk menarik, akan dibawa langsung semisal regulasi sudah resmi diterapkan.
"Juga mungkinkan untuk BMW menghadirkan beragam inovasi yang sebelumnya belom bisa dihadirkan di Indonesia," ujarnya.
Jodie memastikan, meskipun kini standarisasi masih menganut Euro 2, namun secara keseluruhan produknya telah mencapai Euro 4, bahkan sudah dapat disamakan dengan Euro 6.
Keluaran BMW yang masuk ke Indonesia sudah berstandar di atas Euro 4 sejak 2014. "Tetapi sebagian 2014 ya banyaknya. Jadi memang produk kami sudah advance dalam emisi gas buang," kata Jodie. (pit)