"Sejauh ini memang belum ada kesepakatan antara Netflix dan Telkom, tapi kami pastikan sudah ada kesepahaman," ucap Direktur Consumer Telkom Dian Rachmawan saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Selasa (11/4).
Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini belum bisa memberikan bocoran ataupun detil kesepahaman yang dimaksud. "Mengenai bentuk kesepahaman nanti akan diumumkan detilnya dalam waktu dekat," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pastinya akan diumumkan dalam waktu dekat bila Netflix sudah siap mengikuti ketentuan yang berlaku, otomatis akan diberikan akses yang sama seperti pemain (OTT) lainnya," ungkapnya menambahkan.
Telkom berkilah layanan streaming asal Amerika Serikat tersebut dinilai belum memenuhi regulasi yang berlaku di Indonesia karena banyak memuat konten berbau pornografi. Operator terbesar di Indonesia ini mensyaratkan adanya kerjasama sehingga konten bernada kekerasan dan pornografi bisa disaring untuk pelanggan Telkom.
"Konten Netflix harus disesuaikan dengan aturan yang berlaku di Indonesia. Langkah yang kami ambil dilatarbelakangi untuk melakukan perlindungan dan kepastian layanan kepada masyrakat Indonesia,” kata Arif Prabowo, VP Corporate Communication Telkom tahun lalu.
Netflix menyediakan layanan di Indonesia secara resmi sejak awal 2016 setelah perusahaan membuka serentak layanan mereka ke berbagai negara.