Kaspersky menyebut WannaCry bekerja dengan mengeksploitasi celah di sistem operasi Windows, terutama edisi lawas seperti Windows XP. Itu sebabnya hingga sekarang nihil laporan mengenai serangan WannaCry ke perangkat ponsel.
"Versi 1.0 WannaCry hanya memanfaatkan celah dari Windows," ucap Jemmy Handinata, Pre Sales specialist dari Kaspersky Lab di Jakarta, Jumat (19/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai pencegahan, Jemmy memperingatkan semua orang untuk secara rutin mem-back up data di perangkat mana pun untuk sebagai upaya pencegahan. Pasalnya sejauh ini, belum ada solusi mengembalikan data yang "disandera" oleh ransomware WannaCry.
Lihat juga:Bocah 11 Tahun Ini Curi Data Melalui Boneka |
"Itu kan sifatnya mencegah, tapi sifatnya mencegah lebih baik daripada mengobati," pungkasnya.