Berpotensi Besar Diserang Virus, UKM Diminta Pasang Antivirus

Bintoro Agung , CNN Indonesia | Jumat, 19/05/2017 13:18 WIB
Berpotensi Besar Diserang Virus, UKM Diminta Pasang Antivirus
Jakarta, CNN Indonesia -- Serangan ransomware WannaCry pekan lalu membuka mata banyak pihak bahwa serangan siber tak mengenal siapa yang jadi korban. Tak hanya korporasi besar dan lembaga negara, usaha kecil menengah (UKM) juga kena imbasnya.

Kaspersky menyebut posisi UKM cukup riskan terhadap serangan siber. Potensi risiko terpapar serangan siber itu diperparah dengan jumah UKM yang begitu besar di Indonesia.

Kaspersky mengatakan 9 dari 10 UKM dalam negeri tak mengindahkan ancaman serangan siber seperti WannaCry.

"Padahal baik perusahaan besar maupun kecil sama-sama terancam serangan siber," ucap Jemmy Handinata, Pre Sales Specialist Kaspersky Lab, Jumat (19/5).

Jemmy maklum bahwa masih sedikit UKM yang menganggap solusi keamanan sebagai sarana melindungi aset operasional mereka. Hal itu diyakini lantaran kultur di UKM jauh dari hingar-bingar keamanan TI.

Ketika ransomware seperti WannaCry merebak ke komputer di seluruh dunia, menurut Jemmy skala perusahaan tak lagi relevan.

"Data bisnis, uang, dan reputasi menjadi pertaruhan ketika komputer diserang virus," pungkasnya.

Kemunculan ransomware yang merepotkan itu di sisi lain membawa berkah bagi penyedia solusi keamanan TI seperti Kaspersky. Kaspersky memprediksi segmen UKM merupakan pasar yang terbesar untuk solusi keamanan TI dengan perkiraan hampir 100.000 perusahaan yang membutuhkan.

"Pasar UKM masih kurang diminati oleh penyedia keamanan TI," kata Refany Iskandar, Managing Director Optima selaku distributor Kaspersky di Indonesia.

Kendati wabah WannaCry berangsur musnah, Kaspersky meramalkan serangan ransomware atau malware jenis lain kemungkinan akan kembali menyerang. Mereka menyarankan UKM memasang antivirus dengan harga yang terjangkau agar terhindar dari serangan malware berikutnya.
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dunia Disandera Ransomware