Gurita Akuisisi China di Industri Otomotif Dunia

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Rabu, 31/05/2017 11:21 WIB
Gurita Akuisisi China di Industri Otomotif Dunia Setelah mengakuisisi Volvo dan Lotus, kini China mengambil alih kepemilikan mobil Malaysia, Proton. ( Carlos Barria)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tidak lama setelah menjadi pemilik dari brand mobil bersejarah asal Inggris, Lotus, Zhejiang Geely Holding Group juga sudah menggarap saham pabrikan asal Malaysia, Proton.

Dalam pemberitaannya, Reuters menyebutkan bahwa pabrikan asal China itu telah membeli saham milik Proton sebesar 49,9 persen. Kesepakatan tersebut dikabarkan bernilai miliyaran dolar dan sudah disepakati kedua pihak.

Walau begitu, angka pasti dari kesepakatan antar keduanya belum dirilis. Rencananya Juli mendatang, nilai dari kesepakatan Geely dengan Proton akan diumumkan.


Menteri Keuangan Kedua Malaysia, Johari Abdul Ghani, mengaku optimis jika Proton akan tetap menjadi mobil nasional kepunyaan Malaysia, walau hampir setengah persen saham telah berada ditangan China.

"Proton akan selalu menjadi mobil nasional. Karena Proton masih memiliki saham mayoritas sebesar 50,1 persen. Merek kami yang sangat dicintai sekarang memiliki kesempatan nyata dalam melakukan comeback, yang sangat saya harapkan," kata Menteri Keuangan Kedua Malaysia, Johari Abdul Ghani.

Sedangkan, seperti mengutip CNN, tentunya akuisisi setengah dari 100 persen saham milih prodosen otomotif yang dilakukan Geely bukanlah kali pertama. Bahkan, untuk Lotus saham yang sudah dimiliki berjumlah 51 persen. Namun memang, belum ada keuangan diungkapkan.

Lotus sendiri terkenal atas silsilah balap Formula Satu dan produksi lanjutan mobil sport yang menarik para penggemar. Produsen telah menghasilkan beberapa model ikonik termasuk Esprit dan Elise. Lotus telah lama berjuang untuk menghasilkan keuntungan setelah dibeli Proton pada 1996, dan pemilik sebelumnya, termasuk General Motors (GM).

Dengan divisi teknikal yang dimiliki oleh Lotus tentu membuat Geely tertaril. Apalagi, Geely ingin memperluas operasi dan bisnisnya serta mengkhususkan diri pada desain hingga araitektur mobil ringan.

Geely merupakan salah satu produsen mobil terbesar di China dan telah mengumpulkan serangkaian perusahaan asing yang sedang berjuang dalam beberapa tahun terakhir. Pertama, perusahaan membeli Volvo dari Ford pada tahun 2010, dan perusahaan pembuat taksi London Manganese Bronze.

Sejak saat itu nama telah diubah ke London Taxi Co. Kemudian, membuka pabrik bertenaga surya di dekat Coventry yang akan menghasilkan versi semua-listrik dari taksi ikonik.

Sekadar informasi, Grup PSA Prancis, yang membuat mobil Peugeot dan Citroen, juga mengajukan penawaran terhadap Proton. Sedikitnya ada 15 pabrikan otomotof yang berminat, selain Geely dan PSA, Suzuki Motor hingga Renault diketahui memiliki keinginan serupa.


ARTIKEL TERKAIT