Rudiantara Minta Facebook Beroperasi Penuh di Indonesia

Bintoro Agung, CNN Indonesia | Jumat, 23/06/2017 23:58 WIB
Rudiantara Minta Facebook Beroperasi Penuh di Indonesia Ilustrasi laman Facebook (oREUTERS/Rick Wilking)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menuturkan pihaknya berharap Facebook beroperasi secara penuh di Indonesia. Hal itu ia lontarkan setelah mengetahui Facebook mengantongi izin prinsip dari BKPM. "Yang paling bagus beroperasi penuh. OTT harus hadir di Indonesia," kata Rudiantara, Kamis (22/6).

Meski demikian, Rudiantara belum mengetahui izin bisnis seperti apa yang akan diambil oleh Facebook. Ia menuturkan jika ingin beroperasi di Indonesia, Facebook punya tiga opsi jenis badan usaha.

Pertama, dengan membuka kantor perwakilan seperti yang dilakukan Twitter. Kedua, dengan yang membuka cabang dengan menginduk ke markas Asia Pasifik di Singapura. Hal ini serupa dengan yang dilakukan Google.



Ketiga, bekerja sama dengan operator seluler lokal. Hal ini seperti dilakukan oleh Spotify. Seperti diketahui, keberadaan Spotify di Indonesia dilegalkan setelah menggandeng Indosat Ooredoo. Kerja sama keduanya memungkinkan Spotify menerima keluhan pelayanan melalui layanan Indosat.

Bagaiamana pun caranya, Rudiantara menekankan kehadiran Facebook sebagai BUT (badan usaha tetap) diperlukan. Alasannya agar mereka bisa memenuhi tanggung jawabnya terkait customer service, legalitas, dan kewajiban fiskal. "Yang penting ketiganya itu terpenuhi, kalau orang mau komplain ke siapa," pungkasnya.

Facebook sendiri sudah memiliki kantor perwakilan di Jakarta dalam tiga tahun terakhir. Kantor ini digunakan untuk mengurusi kerjasama dengan pebisnis lokal. Misalnya untuk memberi edukasi bagi pekerja UKM yang membutuhkan pemasaran produk.


Sayangnya, tidak diketahui apakah Facebook akan membangun kantor permanen atau tidak. “Facebook hanya menunjuk orang-orang di Jakarta saat permintaan sedang meningkat, tidak lebih dari itu. Kita juga tidak tahu, apakah mereka memiliki kantor permanen di Indonesia atau tidak," kata pejabat di Kementerian Komunikasi dan Informatika yang dikontak Reuters.

Dengan memiliki BUT, Facebook akan lebih sulit mangkir dari pajak di Indonesia. Perusahaan yang dibangun Mark Zuckberberg ini sudah memiliki 69 juta pengguna aktif di Indonesia pada kuartal pertama 2014 sehingga Indonesia menjadi negara keempat dengan pengguna Facebook terbesar setelah Amerika Serikat, India dan Brasil.