Saling kritik secara terbuka adalah pemandangan yang jarang terjadi di dunia teknologi, terlebih bila dilakukan oleh tokoh-tokoh utama seperti Zuckerberg dan Musk.
Hal ini bermula ketika Zuck, panggilan akrab sang pendiri Facebook, mengkritik Musk soal ramalannya tentang peran AI di masa depan. Dalam sebuah video live streaming di Facebook pada Minggu (23/7) lalu, Zuck mendapat sejumlah pertanyaan dari salah satu penontonnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang penanya meminta pendapat Zuck soal kemungkinan hancurnya dunia oleh AI yang pernah dilontarkan Musk. Zuck menjawab enteng. Ia mengaku tidak paham dengan jalan pikiran Musk yang mengungkit skenario hari kiamat.
"Saya rasa itu sangat negatif, dan sepertinya saya merasa itu cukup tak bertanggung jawab," ujar Zuck seperti dikutip dari Recode.
"Aku cukup yakin soal ini. Aku optimis. Aku rasa kalian bisa menciptakan banyak dan membuat dunia jadi lebih baik. Terutama dengan AI, aku sangat optimis," ujar Zuck.
Mendengar hal tersebut, Musk tak tinggal diam. Ia balik menuduh Zuck tidak punya pemahaman yang cukup soal AI.
"Aku sudah bicara dengan Mark mengenai ini. Pemahamannya terkait subjek tersebut terbatas," tulis Musk di akun Twitter miliknya pada Selasa (25/7).
Dalam suatu kesempatan Musk pernah menyatakan AI sebagai entitas berbahaya di masa depan. Menurutnya sebelum robot berkeliaran bebas di lingkungan manusia, perlu ada aturan khusus. Jika tidak, ia khawatir robot akan menggusur peradaban manusia, tak hanya di lahan pekerjaan.
Perdebatan keduanya jadi menarik karena jarang sekali terjadi. Hingga saat ini belum ada argumen baru yang dilontarkan keduanya.