Geliat Motor 'Jambret' RX King di Era Milenial

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Selasa, 01/08/2017 17:46 WIB
Situs jual beli daring, OLX Indonesia mencatat motor Yamaha RX King menjadi motor paling dicari dalam situsnya, di angka 100-200 ribu pencarian per bulan. Yamaha RX King jadi buruan pembeli roda dua lantaran tak sedikit yang ingin melakukan modifikasi motor ini. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bercitra motor 'penjahat' lantaran film-film 80-an di Indonesia, ternyata Yamaha RX King, masih diburu oleh pecintanya. Minat terhadap motor tersebut, mulai menggeliat sekira beberapa tahun ke belakang.

Bahkan, dalam pencarian di lini masa situs jual dan beli online, OLX Indonesia, motor tersebut terbilang masuk ke dalam jajaran teratas di kolom pencarian.

"Motor paling sering dicari adalah RX King, setiap bulan ada ratusan ribu keywoord. Dalam satu bulan 100, 200 ribu pencarian motor itu," kata Head of Business Development OLX Indonesia David Alexander, kepada CNNIndon


Ramai-ramai mencari RX King, ia berujar, makin terasa sejak dua tahun lalu. Setiap harinya, motor tersebut pasti dicari, mengalahkan tipe kendaraan roda dua tipe terbaru saat ini.


Padahal, berbicara harga RX King cukup dibandrol tinggi oleh pemiliknya, dengan rata-rata di atas Rp10 juta-an.

Dari berbagai sumber, masuknya motor tersebut ke tanah air dan diproduksi dalam rentang waktu 1983-2007. RX King, ialah penerus dari generasi sebelumnya yang diimpor langsung secara utuh atau completly build up (CBU), yakni RX-K 135 pada 1980.

Melalui hasil riset Yamaha Jepang, penduduk Indonesia pada kala itu berkeinginan sebuah motorsport dengan kecepatan, namun irit bahan bakar. Tidak heran, pada eranya motor tersebut booming dipasaran.


Saking cepatnya motor tersebut, ada kesepakatan di antara masyarakat menyebut RX King sebagai motor penjahat khususnya, Jambret.

Hadir 1983, RX King adalah penyempurnaan dari Yamaha RX-K 135, dengan penambahan YEIS (Yamaha Energy Induction System). Sistem itu membuat King lebih irit bahan bakar sekitar 15 persen dari RX-K meskipun dengan cc serupa. Selain itu terdapat juga Yamaha Computerized Lubrication System membuat RX King semakin bertenaga hingga 5000 Rpm.

Ada-pun modelnya, King sudah hadir di Indonesia dalam tiga generasi dalam tahun berbeda, yakni 1983, 1996 dan terakhir 2002. Produk lanjutan, adalah New RX King dengan mesin dua tak, namun berteknologi gas buang empat tak.