Delapan Tahun Berdiri, Triliunan Rupiah Mengalir ke Tokopedia

Eka Santhika, CNN Indonesia | Jumat, 18/08/2017 08:47 WIB
Delapan Tahun Berdiri, Triliunan Rupiah Mengalir ke Tokopedia Belasan investor gelontorkan dana untuk Tokopedia (dok. Tokopedia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tokopedia baru saja mengumumkan pendanaan anyarnya, Kamis (17/8). Selama delapan tahun berdiri, ini adalah pendanaannya yang ke-8. Dengan demikian, Tokopedia memang tiap tahun selama ia berdiri selalu mendapat aliran dana baru.

Tercatat, saat pertama berdiri di 2009, Tokopedia mendapat pendanaan awal (seed funding). Pendana awaal ini berasal dari investor tunggal, Indonusa Dwitama. Sayang, tak diungkap berapa besar berpendanaan awal ini.

Tahun berikutnya, Tokopedia berhasil meraup pendanaan seri A dari East Venture. Perusahaan pemodal ventura yang memang fokus memberikan pendanaan tahap awal kepada perusahaan teknologi rintisan (startup). Tak diungkap pula jumlah pendanaan ini.



Pada 2011, Tokopedia kembali mendapat kepercayaan dari Cyber Agent Venture untuk mendapat gelontoran dana sebesar US$700 ribu (sekitar Rp9 miliar). Pendanaan tunggal ini terangkum dalam pendanaan seri B mereka.

Kuartal pertama 2012, lagi-lagi Tokopedia mendapat pendana tunggal untuk pendanaan seri C mereka. Beenos Partner menggelontorkan dana segar yang tak diungkap jumlahnya.

Pertengahan tahun 2013, Softbank Ventures Korea bersama dengan CyberAgent Ventures dan East Ventures. Dalam pendanaan kali ini, Softbank memimpin pendanaan seri D Tokopedia dengan jumlah yang tidak diketahui.

Pada 2014, kembali Tokopedia mendapat pendanaan besar US$100 juta (sekitar Rp1,3 triliun). Pendanaan seri E ini dipimpin oleh Softbank Telecom Corp bersama Sequoia Capital dan Softbank Ventures Korea. Saat itu, jumlah pendanaan ini merupakan salah satu yang terbesar untuk startup Indonesia. Meski kemudian, pendanaan-pendanaan besar untuk startup lainnya bermunculan.


April tahun lalu, Tokopedia kembali membukukan pendanaan seri E sebesar US$147juta. Namun tidak disebutkan siapa pemasok dana tersebut. Sebab, pendanaan ini disebutkan sangat rahasia. Syarat dan ketentuan pendanaan dalam kondisi anonim, seperti diberitakan TechInAsia.

Tahun ini, Tokopedia berhasil meraup US$1,1 milyar (sekitar Rp14 trilun) dari pemodal tunggal asal China, Alibaba. Alibaba sendiri dikenal cukup agresif memberikan pendanaan untuk perusahaan e-commerce Asia Tenggara, demikian dirangkum dari CrunchBase.

Untuk menggelontorkan pendanaan di Asia Tenggara ia bersaing dengan rekan senegaranya, Tencent dan JD. Alibaba juga berusaha menekan laju ekspansi e-commerce asal Amerika Serikat, Amazon, yang terus melebarkan sayap di Asia.