Kendati demikian, ia mengatakan bahwa perusahaan belum menyerah dan masih akan menggarap bisnis digital. Ranah video daring melalui Tribe, iklan digital M-Ads, dan uang elektronik XL Tunai menjadi tiga ranah harapan XL di bisnis digital.
Ketiganya dianggap Dian dekat dengan bisnis inti XL di bidang telekomunikasi dan dianggap mampu memberikan kontribusi pada keuntungan perusahaan.
"Sekarang masih dimiliki itu hiburan digital, iklan digital, dan uang elektronik yang sampai saat ini masih berjalan," ujar Dian di kantor XL, Jakarta, Selasa (29/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dian melanjutkan bahwa melepaskan Elevenia tak ubahnya seperti melepaskan "bayi". Namun perempuan berkacamata ini membeberkan bahwa pilihan tersebut justru mendapat sambutan positif dari para analis.
Sementara itu, Elevenia yang 50 persen sahamnya pernah dimiliki XL dan SK Planet kini jatuh ke tangan PT Jaya Kencana Mulia Lestari dan Superb Premium Pte. Ltd. Transaksi diharapkan selesai pada paruh kedua tahun ini usai terpenuhinya kondisi-kondisi yang dipersyaratkan dan diperolehnya persetujuan dari beberapa instansi terkait.
Menurut catatan DealstreetAsia, Elevenia telah mendapat kucuran dana 50 juta dolar Amerika dari kedua induk perusahaannya di 2016. Jumlah total investasi di Elevenia terhitung 110 juta dolar Amerika setelah sebelumnya mendapat dua kali aliran investasi sebesar 36,6 juta dolar Amerika di 2014 dan 412 juta dolar Amerika di Januari 2015.