Laporan CNN menyebutkan peretas berhasil menggondol data pribadi pengguna tepat sebelum Instagram menutup celah keamanannya.
Situs milik peretas ini diubah selayaknya pusat data. Pengunjung laman bisa mencari data semua pengguna Instagram yang data hasil curian itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok peretas mengklaim memegang informasi pribadi dari 6 juta akun. Beberapa data berhasil dikonfirmasi kebenarannya setelah dibandingkan dengan akun Instagram yang ada.
Beberapa nama figur terkenal yang diduga jadi korban peretasan ini adalah pesepakbola Cristiano Ronaldo, selebriti Jennifer Lopez, dan National Geographic. Bahkan akun Presiden Amerika Serikat pun diduga turut jadi korban.
Peretasan ini bermula ketika akun Selena Gomez mengunggah foto bugil Justin Bieber. Hasil penyelidikan Instagram menyebutkan celah keamanan berupa 'bug' berhasil dimanfaatkan peretas. Mereka menduga serangan hanya mengincar akun-akun terkenal seperti dari kalangan selebriti.
Namun baru-baru ini Instagram mengaku bahwa peretasan tak hanya menyerang akun-akun populer tapi juga akun normal.
"Setelah analisis lanjutan, kami menyimpulkan isu ini juga berpotensi berdampak ke beberapa akun non-terverifikasi," ujar juru bicara Instagram seperti dikutip dari Mashable, Sabtu (2/9). (stu)