Mercy Siapkan Mobil Listrik Murah Pesaing BMW i3

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Rabu, 06/09/2017 13:40 WIB
Mercedes-Benz menyiapkan kendaraan listrik murah EQ A Concept yang akan menjadi pesaing utama BMW i3. Ilustrasi: Mercedes-Benz dikabarkan tengah menyiapkan kendaraan listrik murah pesaing BMW i3. (Foto: CNN Indonesia/Hafidz Mukti Ahmad)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mercedes-Benz mulai  memanaskan persaingan kendaraan listrik melalui kemunculan EQ A Concept. Tunggangan ini kabarnya sudah dipersiapkan oleh Mercedes-Benz agar bisa diperkenalkan dalam waktu dekat.

EQ merupakan merek baru yang berada dalam lini mobil listrik Mercedes-Benz. Sementara, mobil tersebut akan berdiri satu platform modular electric architecture (MEA).

Rumor berkembang bahwa Jerman menyiapkan mobil ini dengan ukuran kompak seperti hatchback. Namun memang, sampai saat ini belum ada konfirmasi pasti mengenai bentuk mobil itu, entah memakai  bodi hatchback atau sedan. 

Bukan tidak mungkin, kemunculan EQ A akan menjadi pesaing dari rival satu negara Mercedes-Benz, yakni BMW yang sudah lebih dulu hadir dengan mobil listriknya, i3.


Sedikit gambaran, Autoevolution melaporkan bahwa mobil ini akan mengusung desain hatchback berkapasitas lima penumpang, apalagi bila melihat dari gambar yang sudah dibocorkan. Namun, karena ditujukan untuk pasar Eropa lebih dulu, besar kemungkinan jika berada di segmen sedan, maka mobil ini akan berhadapan dengan Tesla Model 3.

Sementara, Carscoops menyebutkan, perusahaan telah mengonfirmasi bahwa model-model EQ, masuk ke dalam jajaran yang akan diproduksi di pabrik Rastatt, Jerman. Termasuk paling utama, diprediksi EQ A dapat meluncur pada 2019.

Mobil ini akan menggunakan motor elektrik tunggal sebagai penggerak roda depan. Mereka bisa saja membuat modelnya lebih bertenaga dengan menambahkan satu baterai di bagian belakang. 

Mengenai banderol harga, EQ diprediksi ada dikisaran 35 ribu sampai 40 ribu Euro dengan harapan menjadi mobil listrik paling diminati. Sedangkan, BMW memasarkan i3 di Singapura sekitarp 2,5 milliard rupiah hingga 2,6 miliar rupiah. Sementara di Jerman harganya 35 ribu Euro, atau lebih murah sekitar 500an juta rupiah.
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK