EQ merupakan merek baru yang berada dalam lini mobil listrik Mercedes-Benz. Sementara, mobil tersebut akan berdiri satu platform modular electric architecture (MEA).
Rumor berkembang bahwa Jerman menyiapkan mobil ini dengan ukuran kompak seperti hatchback. Namun memang, sampai saat ini belum ada konfirmasi pasti mengenai bentuk mobil itu, entah memakai bodi hatchback atau sedan.
Lihat juga:Soal Mobil Listrik BMW Klaim Sejajar Tesla |
Bukan tidak mungkin, kemunculan EQ A akan menjadi pesaing dari rival satu negara Mercedes-Benz, yakni BMW yang sudah lebih dulu hadir dengan mobil listriknya, i3.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Carscoops menyebutkan, perusahaan telah mengonfirmasi bahwa model-model EQ, masuk ke dalam jajaran yang akan diproduksi di pabrik Rastatt, Jerman. Termasuk paling utama, diprediksi EQ A dapat meluncur pada 2019.
Mobil ini akan menggunakan motor elektrik tunggal sebagai penggerak roda depan. Mereka bisa saja membuat modelnya lebih bertenaga dengan menambahkan satu baterai di bagian belakang.
Mengenai banderol harga, EQ diprediksi ada dikisaran 35 ribu sampai 40 ribu Euro dengan harapan menjadi mobil listrik paling diminati. Sedangkan, BMW memasarkan i3 di Singapura sekitarp 2,5 milliard rupiah hingga 2,6 miliar rupiah. Sementara di Jerman harganya 35 ribu Euro, atau lebih murah sekitar 500an juta rupiah. (evn)