logo CNN Indonesia

Qualcomm Sindir Teknologi iPhone

, CNN Indonesia
Qualcomm Sindir Teknologi iPhone Wireless charging iPhone, AirPower. Teknologi ini dinilai ketinggalan zaman karena sudah diperkenalkan beberapa tahun lalu oleh berbagai vendor ponsel (dok. REUTERS/Stephen Lam)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peluncuran iPhone X (baca: iPhone Ten), Rabu (12/9) lalu, tak sepenuhnya inovatif. Beberapa fitur yang sebelumnya sudah ada di perangkat Android baru muncul di ponsel ini. Sebut saja sistem pengenalan wajah yang kini digunakan Apple untuk Face ID, dual kamera dan pengisian daya tanpa kabel.

Sehari sebelum peluncuran iPhone, Qualcomm merilis tulisan di blognya yang mengungkap keberhasilan mitra Androidnya menyajikan teknologi terdepan.

Meski tak secara langsung menuding rivalnya kalah saingan, Qualcomm menunjukkan bahwa vendor ponsel Android telah berhasil terlebih dahulu memberikan fitur pengisian daya nirkabel, sistem kamera ganda, layar OLED, layar melengkung di sisi kanan kiri dan lain sebagainya.


Untuk fitur autentifikasi iris atau pengenalan wajah, Qualcomm menunjuk Samsung Galaxy S8 sebagai inovatornya. Desain tanpa bezel diklaim Qualcomm diinisiasi Xiaomi Mi Mix.

"Qualcomm Technologies telah memungkinkan beberapa pengalaman penting (jadi yang) pertama di Android," tulis Qualcomm.

Saat ini, Apple dan Qualcomm saat ini tengah berseteru soal lisensi paten global. Oleh karena itu, tak mengejutkan ketika Qualcomm mengeposkan hal tersebut sehari sebelum peluncuran iPhone terbaru.


"Penemuan dari Qualcomm menjadi dasar bagi begitu banyak teknologi dan pengalaman yang kami hargai di smartphone kami hari ini - di Android dan platform lainnya," lanjutnya.

Kendati demikian, The Verge mencatat bahwa beberapa informasi dalam daftar tersebut kurang tepat. Perusahaan menyebut LG V30 yang belum dirilis sebagai yang pertama kali mengusung Bluetooth 5 saat Galaxy S8 dan Note 8 sudah memiliki fitur tersebut.

Samsung mungkin juga tidak setuju dengan LG G Flex 2 yang mendapatkan kredit untuk teknologi OLED. Qualcomm sepertinya juga berpikir HTC One M7 memiliki sistem dual-camera pertama yang sebenarnya tidak.


Meskipun begitu, beberapa argumen yang diajukan Qualcomm memang benar bahwa ponsel Android mengusung kebanyakan teknologi baru dalam beberapa tahun terakhir. Apple di sisi lain mungkin akan menjawab bahwa mereka tidak perlu menjadi yang pertama dan mereka hanya akan memasarkan produk yang memenuhi standar mereka.

Pada akhir tulisannya, Qualcomm juga tampak menantang rivalnya dengan mengatakan bahwa perusahaan akan terus bekerja untuk menghadirkan teknologi paling terdepan.

"Kami sedang mengerjakan rangkaian penemuan pertama di dunia dan berkolaborasi dengan mitra di seluruh industri untuk membawa penemuan mereka ke tangan Anda. Baik dengan gelang di tangan Anda atau dengan lensa di mata pengguna."

"Inilah generasi penerus dan inovator perangkat seluler berikutnya yang bersaing untuk menghadirkan gelombang perangkat Android kelas satu berikutnya. Seperti sebelumnya, mereka akan terus membuka jalan bagi orang lain untuk mengikuti," tutupnya.

Meski beberapa teknologi sudah diaplikasikan pada perangkat sebelumnya, namun terdapat faktor penyempurnaan teknologi dan tingkat kenyamanan penggunaan yang tidak masuk dalam pertimbangan dalam artikel ini.

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video