Saat menghadiri acara GMIIC 2017 di ICE BSD pada Selasa (26/9) kemarin, CNNIndonesia.com sempat berbincang dengan Sales Executive Promogo, Marshenette Maramis. Promogo menggunakan aplikasi untuk menjalankan fungsinya sebagai media periklanan luar ruang yang didukung oleh pengendara mobil.
Melalui aplikasi, pengiklan yang menjadi klien Promogo bisa memantau performa iklannnya yang ditempel sebagai stiker di mobil-mobil yang diharuskan melakukan perjalanan. Performa akan dilihat dari jangkauan mobil, estimasi impresi dan pengeluaran mobil yang dihitung per km.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Indosat Tak Minat Dalami Bisnis Startup |
Promogo juga memiliki mitra dalam bentuk komunitas driver taksi online di kota-kota besar. Hal ini memudahkan para driver yang biasanya saling berbagi informasi mengenai bagaimana mereka bisa mendapatkan penghasilan tambahan.
Selain itu, Promogo juga memberi kesempatan untuk advertiser menghindari kerugian untuk anggaran pemasaran karena misalnya online ad-blocker, atau bot-view jika mereka melakukan aktivitas beriklan secara online. Iklan melalui stiker mobil yang bermitra dengan Promogo juga lebih fleksibel untuk ditambah, diatur dan dimodifikasi kapan saja sesuai kebutuhan klien.
Pemasukan tambahan untuk pengemudi taksi daring
Marsha mengaku perusahaannya banyak menjaring pemilik mobil ride hailing yang setiap harinya menjelajah kota. Dengan begitu, akan menjadi pemasukan pasif bagi para pemilik kendaaraan tersebut.
"Kami biasanya mencari supir-supir taksi daring seperti Uber, GoCar atau GrabCar karena mobil mereka akan selalu berjalan setiap hari untuk bekerja. Ini akan menjadi uang tambahan untuk mereka," katanya.
Penghasilan setiap pemilik mobil juga berbeda-beda tergantung di kota mana mereka berkeliling. Jakarta menjadi kota yang paling tinggi tarif per kilometernya. Setiap kontrak dengan Promogo teragntung kesepakatan awal perusahaan dengan mitra.
Syarat untuk bergabung menjadi mitra dari Promogo adalah memiliki KTP, berusia di atas 21 tahun, SIM, surat pajak mobil yang aktif dan STNK sah. Pemilik mobil bisa juga memilih iklan apa yang akan ditempel di mobil mereka melalui aplikasi jika sudah diverifikasi oleh Promogo sebagai mitra.
Promogo memprioritaskan mobil dengan jenis Avanza dan Xenia karena dinilai pas dengan eye level masyarakat Indonesia.
Catatan redaksi: Artikel ini mengalami pembaruan pada Senin (2/10) pukul 12.10 WIB.