Salah satu yang menjadi perhatian Lazada adalah kapasitas pesanan yang bisa mereka tampung di puncak Harbolnas nanti.
Achmad Alkatiri, Chief Marketing Officer Lazada Indonesia, mengatakan dengan bergabungnya Alibaba, pihaknya sudah punya teknologi yang lebih mutakhir. Bantuan teknologi dari Alibaba kini memungkinkan mereka bisa menerima 90 juta transaksi per hari di seluruh Asia Tenggara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara lain yang ditempuh Lazada adalah menggelar acara televisi berskala besar. Cara ini diakui oleh Achmad terinspirasi dari acara hitung mundur single day 11.11 milik Alibaba di China.
"Sama seperti mereka, kami akan bikin show tanggal 11 Desember pukul 8 malam, mengundang banyak artis dan mitra, kami menampilkan dua jam show serta promo deal yang menarik selama show berlangsung," ungkapnya.
Ia meyakini persiapan besar menyambut Harbolnas akan berbuah manis. Tahun lalu, Harbolnas mampu mendongkrak jumlah transaksi e-commerce hingga tiga kali lipat dari rata-rata transaksi harian.
Di samping itu semua, diskon dan program potongan harga lainnya akan menjadi andalan Lazada. Achmad mengamini bahwa rangkaian program ini akan bergantung pada modal yang besar untuk menarik minat masyarakat. Namun dengan dukungan Alibaba, Lazada terkesan tak khawatir soal itu.
Pada Harbolnas 12 Desember mendatang, Lazada berjanji akan menggelontorkan promo dan diskon hingga 90 persen. Mereka juga akan memberlakukan gratis ongkir.