Kali ini, netizen justru menyuarakan protes atas seleksi CPNS Kemenkeu dengan cara yang sedikiti berbeda. Merasa senasib, netizen membentuk grup WhatsApp 'Pejuang Transparansi' CPNS Kemenkeu untuk sama-sama menghadapi polemik tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya itu, penjelasan Kemenkeu kemarin (2/11) juga masih memicu tanda tanya di kalangan netizen. Hari ini netizen kembali mempertanyakan ketidakjelasan sistem perekrutan yang dibuat Kemenkeu.
[Gambas:Twitter]
Sementara, mereka menilai peserta yang memiliki batas ambang dengan nilai lebih rendah justru lolos seleksi. Padahal, peserta mendaftarkan diri melalui jalur dan kualifikasi jabatan yang sama. (evn)