Dalam sebuah pemaparan singkat, Rudiantara memamerkan daftar 44 startup yang sejauh ini sudah terkumpul. Proses pengumpulan nama tersebut dilakukan oleh Kemenkominfo dengan melibatkan sejumlah pihak termasuk CEO Gojek Nadiem Makarim dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya.
Ada beberapa kualifikasi dalam pemilihan startup tadi, yang pertama adalah sudah melewati masa pendanaan awal (seed funding). Rudiantara mengatakan setidaknya startup tersebut melewati beberapa putaran pendanaan entah itu seri A atau seri B.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama-nama startup yang sudah terkumpul itu berikutnya akan ia bawa berkeliling menemui komunitas investor, baik dari dalam negeri ataupun internasional. Tanihub, Ralali, Female Daily, Agate, Modalku, dan Snapcart adalah contoh segelintir dari 44 startup yang dibidik pemerintah sebagai unicorn.
Menemukan unicorn baru adalah salah satu cara yang diambil oleh pemerintah untuk mendorong perekonomian digital. Salah satu dampak yang paling kentara dari unicorn adalah penyerapan tenaga kerja dalam jumlah yang sangat besar dengan waktu yang relatif singkat. (evn)