Parasut ini berperan penting untuk memperlambat laju pesawat luar angkasa saat memasuki atmosfer Mars yang melebihi 12.000 meter perjam. Kecepatan ini hampir dua kali kecepatan suara. Sebelumnya, NASA sudah mengembangkan parasut serupa namun parasut ini tercabik-cabik sesaat setelah dibentangkan.
NASA membuat eksperimen untuk penerbangan parasut supersonik yang dinamakan Advanced Supersonic Parachute Inflation Research Experiment (ASPIRE). Pengembangan ASPIRE pertama kali dilakukan saat peluncuran Black Brant X dari wilayah Virginia, Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uji parasut supersonik ini dilakukan kembali pada 2012, ketika pesawat luar angkasa milik NASA, Curiosity, terbang melayang di permukaan Planet Merah. Tes ASPIRE berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Februari 2018.
Setelah peluncuran misi ke Mars pada 2020, saat posisi Bumi dan Mars saling berdekatan, sebuah wahana luar angkasa rencananya akan mendarat di Mars pada Februari 2021.
[Gambas:Youtube]