Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, mengatakan ujicoba akan dilakukan pada akhir Desember 2017. Saat pengujian dilakukan, pihaknya ingin melangsungkan riset lebih jauh mengenai regulasi yang kini tengah dirancang.
"Diharapkan regulasi dan fasilitas akan keluar pada awal tahun depan. Sehingga insentif untuk mobil (hijau) itu akan ditingkatkan," kata Airlangga saat ditemui di pabrik Sokonindo di Serang, Banten, Selasa (28/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lagi nego (berapa besaran). Makanya saya juga belum tau," kata dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, ia meyakinkan akan menurunkan pajak Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBm) dari mobil ramah lingkungan. Mobil jenis ini termasuk hybrid, plug-in hybrid, atau semacamnya.
Mobil-mobil itu akan masuk ke dalam program LCEV (low carbon emission vehicle) pemerintah. Harapannya, pengurangan PPnBM bisa meningkatkan penjualan mobil hijau pada 2025.
"Tentu yang akan didorong dikembangkan adalah infra, karena otomotif listrik ini kan (di)charge berbeda," ujarnya.
Dengan regulasi baru itu Airlangga berharap produsen otomotif tertarik untuk mengembangkan mobil ramah lingkungan di dalam negeri. Ia juga memperkirakan kesiapan produsen masuk ke tahap produksi akan memakan waktu sedikitnya tiga hingga lima tahun.
Kembangkan mobil listrik
Sebelumnya, Kemenperin mengungkap rencana untuk mengembangkan pengembangan purwarupa mobil listrik. Menurut Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (Ilmate) Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan, hal ini dilakukan agar pengguna bisa merasakan langsung berkendara dengan mobil listrik.
Putu mengungkap, dengan uji coba itu harapannya semua pihak mengetahui seluk beluk mobil listrik. Baik bentuk, perawatan, dan tingkat kesulitannya. Jika semua informasi sudah terkumpul, maka proses selanjutnya memasuki tahap penyesuaian dengan regulasi pemerintah.
"Kami ingin mengetahui respon masarakat dulu seperti apa sebelum mengujinya. Karena bisa saja itu diterima atau tidak. Rencananya kami akan buat kendaraannya bulan ini dan akan diujikan agar masyarakat bisa langsung merasakan," kata Putu. (eks/eks)