Sebenarnya, proyek ini hanya sebuah mimpi lama yang akhirnya terwujud. Lamborghini sudah pamer purwarupa Urus sejak 2012 silam. Setelah resmi diungkap, kabarnya Urus mulai dipasarkan pada awal 2018 nanti.
Walau berstatus SUV, Urus tetap membawa ruh mobil sport seperti Lamborghini Gallardo dan Aventador. Bedanya, mobil tersebut memiliki pintu belakang dan satu set kursi belakang serta ruang bagasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk membantu stabilitas kecepatan lebih tinggi, SUV ini telah dibekali sistem kemudi untuk roda belakang. Sistem itu juga membantu meningkatkan ketangkasan di tikungan, serta enam mode berkendara yang dapat dipilih, tergantung pada permukaan dan suasana jalan yang dilalui.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah Lamborghini sejati dalam hal desain, performa, dinamika berkendara dan emosi serta dapat dilalui setiap hari di berbagai lingkungan," kata Chief Executive Stefano Domenicali dalam sebuah pernyataan, mengutip Reuters.
Sedangkan, Ian Fletcher, seorang analis di IHS Markir memperkirakan penjualan tahunan Urus akan mencapai puncaknya pada 2019 dan 2020 dengan total sekitar 2.900 unit. Mobil ini bakal dijual perdana di Amerika Serikat seharga US$200 ribu atau hampir Rp3 miliar. (evn)