"Di sana nanti bisa lihat tapi enggak boleh masuk, soalnya itu command center, seperti Houston-lah (pusat komando NASA) ," jelas Dirjen Aplikasi Informatika Semuel A. Pangerapan dalam sebuah diskusi di bilangan Bintaro, Selasa (19/12).
Mesin sensor internet yang sempat ramai dibicarakan kehadirannya akan beroperasi awal 2018 nanti. Sebelum beroperasi, mesin ini akan dipamerkan dahulu ke publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mesin bernilai Rp211 miliar ini adalah alat untuk menapis konten negatif di internet Indonesia. Menggunakan metode crawling atau merayapi konten-konten internet yang beredar di Indonesia.
Tujuan utama pengadaan mesin ini adalah menyaring konten pornografi yang begitu banyak di internet. Nantinya, mesin sensor ini akan menangkap konten-konten pornografi tersebut berdasarkan penelusuran kata kunci.
Kemenkominfo memperkirakan total situs porno saat ini mencapai 28-30 juta. Dengan sistem penapisan saat ini, mereka hanya sanggup menyaring sekitar 700 ribu situs saja. (eks/eks)