Geevv.com sendiri adalah mesin pencari menggunakan konsep sosial search engine. Sehingga, peselancar internet turut mendonasikan Rp10 dari tiap pencarian yang dilakukan dengan Geevv. Donasi tiap pengguna ini merupakan bagi hasil penghasilan Geevv dari iklan.
Konsep social search engine ini diakui Azka A. Slimi, mahasiswa UI yang menginisiasi layanan ini diadopsi dari perusahaan asal Jerman, Ecosia.org.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Application Programming Interface (API) Bing digunakan sebagai dasar untuk mencari konten. Sementara untuk Geevv mengubah tampilan muka dari mesin pencari tersebut atau masking.
Microsoft Azure sendiri adalah layanan komputasi awan milik Microsoft. Cloud ini bisa disewa untuk jangka waktu tertentu untuk membangun, menguji, atau mengoperasikankan suatu layanan atau aplikasi.
Sementara BizSpark sendiri adalah program global dari Microsoft untuk membantu startup. Program ini memberikan akses gratis layanan Azure Microsoft bagi startup terpilih.
RedaksiTimes OpenSource
RedaksiTimes juga tak dibangun dari nol oleh anak bangsa. Media sosial ini bahkan memampangkan dengan jelas dilaman muka situsnya bahwa mereka adalah media sosial berbasis open source.
Sementara OSSN adalah software jejaring sosial yang ditulis dalam bahasa pemrograman PHP. Menggunakan OSSN, siapapun bisa membuat situs media sosial.
Berbagai fitur jejaring sosial telah disediakan oleh open source ini seperti lazim ditemui di jejaring sosial umumnya.
Tak berafiliasi dengan FPI
Terkait dengan naiknya nama Geevv akhir-akhir ini semenjak dihebohkan oleh salah seorang anggota FPI, Geevv mengalami lonjakan lalu lintas sehingga sempat membuat situsnya lumpuh, tak dapat diakses.
"Tidak pernah ketemu dengan Pak Novel atau Pengurus/Anggota FPI sebelumnya secara resmi. Diapresiasi pasti senang ya," ujar gadis berhijab tersebut.
Sementara itu, pihak RedaksiTimes dan CallInd masih belum dapat dihubungi. (eks)