Meski demikian, Abdul Basith, Staf Bidang Pengaduan dan Hukum YLKI menerangkan bahwa pihaknya belum melakukan tindak lanjut terkait hal tersebut.
"Ada satu laporan pada 24 Desember 2017 terkait buku yang belum diterima pemesan. Tindak lanjut belum dilakukan oleh kami," demikian keterangan Abdul saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Senin (8/1) melalui pesan singkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk beberapa kasus kami tindak lanjuti lewat advokasi baik lewat konferensi pers maupun FGD. Karena setiap pengaduan jika case per case maka kami membutuhkan waktu lama sedangkan kami memiliki keterbatasan SDM," terang dia.
Di sisi lain, Gramedia.com menimpakan kesalahan pada pihak penyedia logistik yaitu ARK Xpress. Sarjito, Vice President Business and Relations Gramedia.com mengaku pihaknya berjanji menghubungi ARK Xpress untuk mempercepat proses pengiriman.
ARK Xpress sendiri telah memberi keterangan resmi bahwa mereka memang belum berhasil mengirimkan seluruh pesanan pelanggan Gramedia dan berjanji akan menyelesaikan seluruh pesanan itu hingga pekan keempat Januari 2018.
Panitia Harbolnas
Dihubungi secara terpisah pekan lalu, Ketua Panitia Hari Belanja Nasional 2017, Achmad Alkatiri, menyatakan telah menindaklanjuti aduan pelanggan Gramedia.com.
"Saya udah ngobrol dan Gramed hari ini ngirim email permintaan maaf ke konsumen dan janji akan membereskan semua dalam seminggu ke depan. Sudah didorong terus Gramedianya biar membereskan hal ini," ujarnya melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Jumat (5/1).
Sejauh ini, pelanggan telah menerima email permintaan maaf sebanyak dua kali dari Gramedia.com. Namun, sebagian dari mereka masih belum mendapat buku yang mereka pesan. (eks)