Total keseluruhan ekspor kendaraan CBU berjumlah 199.600 unit atau naik 18 persen dibandingkan capaian 2016 sebesar 169.100 unit. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak kegiatan ekspor Toyota Indonesia dimulai pada 1987.
Sementara itu untuk aktivitas ekspor unit kendaraan dalam bentuk terurai atau completly knock down (CKD) tercatat berjumlah 47.600 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan melalui datanya, diketahui sport utility vehicle (SUV) buatan Toyota di dalam negeri, yaitu Fortuner menjadi yang terlaris di antara lainnya. Ekspor Fortuner tercatat mencapai 69.700 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pabrikan Jepang itu juga mengekspor beberapa model lain yakni Avanza, Rush, Agya (Wigo) dan Town/Lite Ace yang diproduksi oleh grup toyota di Indonesia yaitu Astra-Daihatsu Motor (ADM) dengan jumlah 82.700 unit.
"Komposisi ekspor didominasi SUV membuktikan kapabilitas industri otomotif Indonesia mampu bersaing dalam memenuhi keinginan global. Di sisi lain, model sedan Vios yang kami produksi lokal sejak 2013 lalu, menjadi keistimewaan. Karena 97 persen dari total produksi ditujukan untuk pasar ekspor," ungkapnya.
Toyota Indonesia memiliki 80 destinasi negara tujuan ekspor meliputi Thailand, Brunei Darussalam, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab (UEA), Oman, Kuwait, Bahrain, Qatar, dan Afrika Selatan. Selanjutnya Argentina, Mesir, India, Malaysia, Pakistan, Filipina, Afrika Selata, Thailand, Taiwan, Venezuela, serta Vietnam. (mik)