Berasal dari permasalahan tersebut, Google dikabarkan telah melakukan pembaruan untuk fitur Flights miliknya dan memasukkan fitur kecerdasan buatan untuk memprediksi penundaan penerbangan sekaligus menjelaskan alasan di balik penundaan tersebut.
Flights dapat memberikan fungsi tersebut karena memiliki sistem pembelajaran mesin (machine learning) yang dapat mempelajari catatan sejarah status penerbangan yang lampau untuk meramalkan penundaan penerbangan di masa depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembaruan ini juga termasuk tarif hemat yang disajikan Google untuk penerbangan dari maskapai American, Delta dan United, seperti diberitakan Engadget pada Rabu (31/1). (age)