Lubang Hitam Raksasa 'Makan' Satu Bintang Tiap Tahun

Eka Santhika, CNN Indonesia | Sabtu, 03/02/2018 08:24 WIB
Peneliti memperkirakan dua lubang hitam raksasa di antara galaksi Bima Sakti dan Andromeda tengah 'kelaparan' dan 'memakan' satu bintang tiap tahunnya. Ilustrasi galaksi. Tumbukan antar galaksi seringkali menimbulkan lubang hitam (REUTERS/NASA/Handout)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lubang hitam super masif yang sedang melakukan penggabungan diperkirakan akan memakan satu bintang tiap tahunnya. Lubang hitam ini ada diantara galaksi Andromeda dan Bima Sakti, dua galaksi yang terpisah 2,5 juta tahun cahaya.

"Kami memprediksi bahwa lubang hitam super besar yang sedang berfusi (bergabung) ini akan memakan satu bintang pertahun. Ini 10.000 kali lebih sering dari rata-rata perkiraan lainnya," jelas salah seorang penulis laporan dari CU Boulder, Heather Wernke, seperti dikutip Science Daily, Kamis (1/2).

Di antara keduanya, terdapat sepasang lubang hitam yang saling berdekatan dan tengah melakukan penggabungan. Peneliti di Amerika Serikat (AS) memperkirakan bahwa masa kedua lubang hitam ini sekitar 200 juta kali dari massa matahari.


Para peneliti percaya bahwa satu lubang hitam berasal dari galaksi lain. Tapi keduanya terkunci dan berdekatan satu sama lain karena tengah melakukan penggabungan.

Tumbukan antar galaksi kadang bisa menimbulkan lubang hitam "kelaparan" seperti sepasang lubang hitam ini.

Tingginya nafsu makan lubang hitam ini karena tingginya efek gravitasi keduanya. Hal ini menyebabkan bintang disekitarnya ditarik dan tersusun seperti cakram di sekitar lubang hitam.

"(Kami) memperkirakan bahwa cakram ini secara langsung menyebabkan sejumlah besar bintang dimakan oleh lubang hitam. Hal ini mendorong pertumbuhan lubang hitam yang makin masif," jelas Ann Marie Madigan, salah seorang penulis laporan penelitian tersebut, seperti dikutip The Register, Jumat (2/2).

Ketika bintang-bintang ini berputar mengelilingi lubang hitam, mereka saling berinteraksi satu sama lain. Kadang orbitnya pun bisa saling tumpang tindih.

Jika terjadi gangguan gravitasi, hal ini bisa mengganggu orbit bintang, menarik lebih dekat, hingga menyebabkan tertelannya bintang ke lubang hitam. (eks)