GSX-R150 Bantu Suzuki Keluar dari 'Zaman Kegelapan'

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 08/03/2018 16:01 WIB
GSX-R150 mampu menarik minat konsumen sehingga berkontribusi pada penjualan di wilayah jabodetabek dari 29,2 persen menjadi 36,6 persen. Suzuki GSX-R150 Shuttered Key System. (Foto: Courtesy of suzukigsxrs150.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen pemegang merek (APM) sepeda motor Suzuki mengumumkan pencapaian wholesales 72.191 unit pada 2017, atau naik dari tahun sebelumnya yang sebesar 56.284 unit. Pangsa pasar wholesales Suzuki menjadi 1,2 persen.

Penjualan wholesales SIS dibantu dua model baru, yaitu GSX-R150 dan GSX-S150. Khusus GSX-R150 sudah menjadi tulang punggung setelah terjual 28.982 unit pada tahun lalu, atau berkontribusi hingga 40 persen penjualan Suzuki sepanjang 2017. Selain motor sport fairing itu, adanya sumbangan penjualan dari Smash FI dan Nex.

Sales and Marketing 2Wheel Department Head PT SIS, Yohan Yahya mengatakan Suzuki akan menaikkan pangsa pasar dari 1,2 persen menjadi 2 persen pada tahun ini dengan meluncurkan 11 motor terbaru pada 2018.


"Tahun 2017 merupakan tahun kebangkitan bagi kami. Prestasi yang kami capai seperti peluncuran motor sport GSX-R150 yang mampu menarik minat anak muda sehingga berkontribusi pada penjualan di wilayah Jabodetabek dari 29,2 persen menjadi 36,6 persen," kata Yahya di Jakarta, Rabu (8/3) malam.
Ekspor Suzuki menunjukkan tren positif

Kinerja ekspor sepeda motor Suzuki menunjukkan tren positif pada 2017. Total ekspor sepeda motor CBU dan CKD perusahaan berlogo S itu mengalami peningkatan sebesar 6,1 persen, dari 106.604 unit menjadi 113.185 unit.

Klaim SIS, tahun lalu merupakan pencapaian ekspor tertinggi selama enam tahun terakhir dengan pendapatan sebesar 1,5 triliun. Ekspor dengan kontribusi terbesar masih diraih Satria sebesar 35.640 unit, atau tumbuh 13,7 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 31.320 unit.

Sementara GSX Series hanya mampu menorehkan total penjualan ekspor sebanyak 16.147 unit. (mik)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK