Merek Mobil Jepang Punya Konsumen Paling Loyal

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 13/03/2018 12:33 WIB
Merek Mobil Jepang Punya Konsumen Paling Loyal Mazda CX-5 meraih tren positif dari konsumen pada tahun lalu. (Foto: Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Puluhan produsen otomotif berlomba-lomba menawarkan produk kendaraan dengan harapan berhasil merebut perhatian konsumen. Mobil dengan kualitas terbaik disertai harganya yang sesuai di pasar akan memenangkan pertarungan tersebut.

Selain dua faktor itu, cukup banyak konsumen yang memikirkan soal desain, keandalan dan fungsi sebelum memutuskan membeli kendaraan pribadi. Jika perusahaan otomotif telah berhasil memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut, tak pelak mereka akan menjadi konsumen paling setia.

Membahas soal pelanggan paling loyal, ternyata bukan merek mobil Jerman atau Amerika Serikat yang meraih titel tersebut.
Berdasarkan laporan Edmunds.com yang melakukan studi kepada lebih dari 13,9 juta transaksi kendaraan mulai tahun 2007 sampai 2017, pelanggan paling setia datang dari merek Jepang seperti Toyota, Subaru dan Honda.


Merek mobil masuk lima besar lainnya adalah Ram dan Chevrolet, yang keduanya memiliki peringkat loyalitas sebesar 54 persen, disusul Chrysler, smart dan Dodge. Ketiga perusahaan itu lebih beruntung daripada Fiat dan Mitsubishi.

Sementara tren negatif untuk Chrysler dan Dodge. Tingkat loyalitas konsumen terhadap dua perusahaan itu kian menurun dalam dua dekade terakhir, sementara Buick tidak lebih baik karena peringkatnya turun dari 35 persen di tahun 2007 menjadi 29 persen di tahun 2017.
Edmunds.com mencatat konsumen yang kembali untuk merek atau model yang sama berulang kali karena memperoleh biaya lebih murah ketimbang beralih ke merek lain. Ini menunjukkan konsumen merasa puas dan meyakini kualitas untuk produk-produk yang mereka beli.

Satu sisi, perusahaan jual-beli mobil itu memperlihatkan performa yang luar biasa untuk model SUV selama 1 dekade terahir. Contohnya Mazda. Produsen berbasis di Hiroshima, Jepang itu mendapat serbuan konsumen loyal, khususnya konsumen yang membeli CX-5 di tahun 2017.

Temuan menarik lainnya adalah adanya fakta bahwa pengikut setia terhadap model crossover dan SUV telah melebihi model pikap, dan hasil ini untuk pertama kalinya setelah 10 tahun terakhir.
Untuk itu disarakan setiap produsen mobil menawarkan beragam crossover dan SUV untuk mempertahankan loyalitas pelanggan.

"Ada perubahan selera konsumen dalam 10 tahun terakhir, dan produsen mobil yang mendapati penjualan mobilnya turun, mempertahankan loyalitas pelanggan adalah hal paling penting," kata direktur eksekutif analisis industri Edmunds Jessica Caldwell.

"Konsumen adalah kelompok penting bagi produsen mobil agar mereka berada dalam satu merek, seperti 'dalam teori' mereka harus dipertahankan," tutup Caldwell. (mik/mik)