FOTO: Menjajal Fujifilm X-H1 untuk Mengabadikan Pacu Itiak

Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Jumat, 23/03/2018 09:15 WIB

Padang, CNN Indonesia -- Fujifilm memperkenalkan kamera mirrorless X-H1 yang diklaim mampu menangkap objek dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi.

Fujifilm X-H1 diklaim sebagai kamera mirrorless yang mampu menangkap dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi, salah satunya ajang pacu itiak di Payakumbuh, Sumatera Barat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
X-H1 juga menjadi mirrorless Fujifilm pertama yang dipersenjatai efek simulasi khusus bernama ETERNA. Beserta efek simulasi lainnya seperti Classic chrome, PROVIA/Standard, Velvia/Vivid and ASTIA/Soft, berguna untuk mempermudah fotografer mendapat tone foto yang diinginkan tanpa editing. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Dengan sistem AF dengan 325 titik hybrid (169 titik phase detect) tertanam di sensor, X-H1 dapat menangkap gerakan itik yang cepat dan tidak terprediksi. Terdapat 4 pilihan sistem autofocus di menu kamera sesuai sudut pengambilan gambarnya. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Salah satu fitur yang unggulnya kemampuan menangkap gambar hingga 14 frame per second, yaitu dengan mengaktifkan mode electronic shutter (ES). Namun tidak dianjurkan jika melakukan pemotretan dengan gerakan yang mendadak. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Tradisi Pacu Itiak telah ada turun menurun di kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh kota. Itiak merupakan bahasa Minang untuk menyebut itik atau bebek. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Itik-itik yang mengikuti lomba sebelumnya dilatih dan mampu terbang hingga sejauh 2 kilometer. Terdapat tiga tingkatan jarak yang dilombakan, yaitu jarak 800 meter, 1600 meter dan 2000 meter. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Itiak pacuan memiliki kriteria khusus yakni warna paruh dan kaki harus sama, mata dan alis memiliki jarak yang tipis, berleher pendek, sayap tidak boleh berpilin tetapi harus lurus dan mengarah ke atas, jumlah gigi ganjil, ujung jarinya ada sisik kecil, memiliki badan yang pajang (seperti jantung). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Harga satu ekor itiak pacuan bisa mencapai 1jt rupiah, bahkan bisa meroket apabila itik tersebut berhasil menjadi juara. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Untuk menggambarkan beratnya perlombaan yang d jalani, meski dalam kenyataannya seekor itik dapat berlomba hingga berulang kali; dengan catatan harus diberikan jeda istirahat seusai berpacu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)