Grab adalah salah satu rival berat Uber di Asia Tenggara. Dalam transaksi keduanya, Uber akan mengambil 30 persen saham dari perusahaan gabungan ini, jelas sumber tersebut. Sumber tak ingin identitasnya diungkap karena perjanjian ini belum dipublikasikan secara resmi.
Dengan adanya perjanjian ini, Uber akan menyerahkan semua lini bisnisnya di Asia Tenggara kepada Grab, termasuk Uber Eats, layanan pengantaran makanan milik Uber, seperti disebutkan sumber Bloomberg.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumber tersebut mengungkap bahwa Uber dan Grab akan segera mengumumkan kesepakatan ini Senin (26/3). Uber dan Grab masih belum berkomentar mengenai hal ini.
Selain itu, Uber juga menjual bisnis mereka di Rusia kepada Yandex, sesaat sebelum Dara Khosrowshahi menjadi CEO Uber. Khosrowshahi menekan perusahaan untuk memperbaiki kondisi finansial mereka sebagai persiapan untuk penawaran saham perdana (IPO) tahun depan. (eks)