Dari beberapa pengemudi yang diwawancarai, dua mengaku akan berpindah ke aplikasi anyar Anterin. Driver Uber Nico Setya mengungkapkan dia telah mendaftar aplikasi Anteri.
Dia memilih aplikasi anyar tersebut karena pendaftaran Grab terlalu repot. Padahal jika Grab mencaplok Uber, menurutnya para pengemudi bisa langsung migrasi tanpa kerepotan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:'Tantangan' Terbuka Grab terhadap Gojek |
Di antara para pengemudi Uber yang berpaling dari Grab, sebagian besar masih ramai migrasi ke Gojek. Bahkan, sebagian dari mereka sudah aktif berada di bawah aplikasi Gojek.
"Sudah (masuk notifikasinya), tadi pagi baru aktif," ujar Bagus saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (4/4).
Jika syarat tersebut, mereka sudah bisa membawa pulang jaket dan helm Gojek, dan akan mendapatkan informasi dapat mengemudi kembali selama 2x24 jam.
Sebelumnya, pihak Gojek membuka pendaftaran bagi pengemudi Uber pada 31 Maret hingga 8 April mendatang. Undangan pendaftaran ini sontak membuat para pengemudi berbondong-bondong memenuhi tempat pendaftaran. (age/btg)