Kementerian Komunikasi dan Informatika menggandeng pelaku industri dalam gerakan Nexticorn ini, mulai dari pendiri startup hingga pemodal kapital (VC). Nama-nama seperti Nadiem Makarim, William Tanuwijaya, David Rimbo, Italo Gani, dan Daniel Tumiwa terdaftar sebagai dewan penasihat gerakan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Donald Wihardja dari Convergence Ventures yang mendampingi Lis dalam konferensi pers itu merasa diperlukan oleh investor sebagai akses menuju pasar Indonesia.
"Akses ini yang menjadi sangat berharga bagi investor, seperti istilah tak kenal maka tak sayang," kata Donald.
Gerakan ini tak lepas dari niat pemerintah menetaskan perusahaan berbasis digital bernilai US$1 miliar atau biasa disebut unicorn yang kelima di Tanah Air. Sejauh ini Indonesia memiliki empat unicorn yakni Gojek, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.
Namun Donald menampik tujuan Nexticorn hanya sekadar mencari unicorn kelima. Menurutnya inisiatif ini berfokus untuk menjembatani sebanyak mungkin dari 70 startup tadi untuk mendapatkan pendanaan seri B atau C.
"Kita minta bantuan Kominfo untuk menjembatani itu," imbuh Donald. (evn)