Laporan dari Malaysia

Melihat dan Menyentuh Mobil Konsep Listrik Mercedes-Benz

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Senin, 21/05/2018 11:25 WIB
Melihat dan Menyentuh Mobil Konsep Listrik Mercedes-Benz Mercedes-Benz EQ, salah satu calon mobil listrik masa depan. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mercedes-Benz mengenalkan amunisi baru berupa mobil ramah lingkungan, Electric Intelligence (EQ) di Asia Tenggara, setelah sebelumnya menjalani debut dunia pada Paris Motor Show pada September 2016.

Perkenalan mobil ini pun dilakukan di hadapan sejumlah jurnalis dari berbagai negara seperti Sri Lanka, Singapura, Malaysia dan Indonesia termasuk CNNIndonesia.com di Kuala Lumpur, Malaysia beberapa waktu lalu.

Melihat langsung sport utility vehicle (SUV) bertenaga listrik tersebut adalah pengalaman yang langka. Saya langsung menuju dan menyentuh calon mobil listrik masa depan itu.


Desain eksteriornya didesain sangat aerodinamika. Bagian depan secara khusus mengungkapkan fokus pada sistem penggerak elektrik, terlihat pada warna biru menghiasi gril depan yang disebut Mercedes-Benz adalah black panel.
Spion luar mobil listrik konsep Mercedes-Benz.Spion luar mobil listrik konsep Mercedes-Benz pakai kamera. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP.
Tak ada gril konvensional. Mereka menggantinya dengan sebuah 'layar' besar menyala dengan garis-garis warna biru yang di tengahnya terdapat logo perusahaan.

Selain itu kedua spion luar juga telah disulap, dan menggunakan perangkat kamera yang mengirim gambar layar di tengah dasbor, meski kami yakin model produksinya akan tersimpan kaca spion konvensional seperti mobil pada umumnya.

Menariknya lagi, akses keluar masuk penumpang pabrikan tidak menggunakan tuas pintu seperti biasanya, melainkan memakai sensor sidik jari. Saat jari diletakkan, pintu akan otomatis terbuka. Fitur itu hanya memindai sidik jari si pemilik sebagai pengganti kunci immobilizer.

Bagian buritan juga terlihat menawan dengan lampu belakang memanjang ditambah desain belakang sporty yang khas. Sebagai informasi, SUV konsep ini menggunakan material karbon untuk bodi luar. Penggunaan bahan itu guna menekan bobot kendaraan.
Interior Mercedes-Benz EQInterior Mercedes-Benz EQ (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Masuk ke interiornya, pabrikan menggunakan material plastik pada dasbor dan lapisan kulit pada bagian jok yang didesain sangat ergonomis untuk empat penumpang di dalam.

Penumpang belakang akan terhibur dengan layar sentuh 24 inci yang terbenam pada bagian belakang sandaran kursi depan. Inovasi ini tergolong baru di mana sistem hiburan layar sentuh yang didesain ciamik pada sandaran kursi. Belum ada yang menggunakan desain ini sebelumnya pada mobil konsep atau model produksi.

Secara keseluruhan, para desainer Mercedes-Benz berhasil menciptakan mobil masa depan dengan cita rasa unik. Dan meski baru sebatas konsep, rencana Mercedes-Benz ini layak dinanti-nantikan.

Pada kesempatan yang sama, EQ sempat dikendarai oleh perwakilan Mercedes-Benz, untuk sekadar menunjukkan bahwa mobil saat hening ketika melaju.
Layar sentuh tersimpan di sandaran kursi.Layar sentuh tersimpan di sandaran kursi. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Namun, pihak pabrikan tidak memperbolehkan seorang pun mengendarai mobil meski sekadar sebagai penumpang samping dan belakang. Padahal ingin tahu bagaimana rasanya duduk di kursi penumpang.

Mobil konsep Mercedess-Benz EQ menyimpan baterai lithium-ion kapasitas total lebih dari 70 kWh. Terdapat dua motor listrik yang masing-masing diletakkan pada bagian as roda depan dan belakang di mana menganut sistem all-wheel drive (AWD)

Klaim Mercedes-Benz, motor listriknya mampu menyemburkan tenaga hingga 300 kW atau setara 402,3 tenaga kuda dan torsi maksimal 700 nm. Besaran tenaga diakui mampu menggerakkan mobil mulai dari 0-100 km per jam dalam hitungan lima detik.

Sementara untuk daya jelajah baterai listriknya sanggup menggerakkan EQ menempuh jarak sejauh 500 km, berdasarkan uji internal Mercedes-Benz. Pengisian baterai bisa dilakukan dalam waktu lima detik yang cukup untuk menempuh 100 km perjalanan. (mik)


BACA JUGA