Cube TV, Aplikasi 'Bigo Live' Untuk Gamers

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Rabu, 23/05/2018 00:30 WIB
Cube TV, Aplikasi 'Bigo Live' Untuk Gamers Ilustrasi (REUTERS/Tyrone Siu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bigo Live di Indonesia identik dengan live streaming yang bisa mendatangkan pundi-pundi uang. Punya pasar yang besar di Indonesia, aplikasi yang pernah ditutup Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) karena konten porno ini meluncurkan aplikasi anyar.

Aplikasi yang bernama Cube TV tersebut menyasar pecinta gamers. Dalam aplikasi ini, pengguna bisa live streaming mobile gaming, menemukan arena eSports dan berbelanja game.

"Yang membedakan kami dari platform lain sejenis adalah adanya arena eSport dan toko games seperti mall," terang Head of Marketing Bigo Live, Aswin Antonie, dalam peluncuran Cube TV di Shangri La Hotel, Senin (22/5).


Selain itu, Cube TV menawarkan teknologi yang memiliki latensi sangat rendah untuk real time video streaming. Pengguna bisa melakukan siaran langsung dalam kualitas Blue-Ray, segera dengan resolusi 8M dan 20M Full HD.

Aswin mengatakan bahwa pihaknya ingin berkontribusi dalam menciptakan lingkungan gaming yang merupakan bagian dari ekonomi kreatif Indonesia. Dia berharap Cube TV bisa memperluas jaringan pertemanan antar gamers, menjadi platform untuk saling menginspirasi hingga mendapatkan penghasilan.

"Ide di balik aplikasi ini adalah untuk menciptakan sebuah lingkungan games yang dinamis di mana kami menyediakan kesempatan bagi para pengguna untuk berinteraksi dan mengadu kehebatan mereka di arena permainan. Seperti diketahui bahwa games merupakan bagian dari ekonomi kreatif," jelasnya di atas panggung.

Perusahaan juga telah merekrut gamers profesional untuk mewujudukan cita-cita tersebut. Cube TV juga bekerja sama dengan beberapa aplikasi games salah satunya, Mobile Legends.

Saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, Aswin mengatakan bahwa Cube TV akan berkontribusi dalam acara-acara e-gaming di masa depan.

Sejauh ini, Cube TV telah memiliki 2 juta pengguna aktif tiap bulan di Asia Tenggara, Timur Tengah, Amerika Selatan dan Rusia. Meski demikian, Aswin mengungkap bahwa Asia Tenggara memang menjadi fokus utama perusahaan sehingga peluncurannya pun dilakukan di Indonesia.

Cube TV mencakup lebih dari 300 game populer serta ratusan pertandingan. Selain konten siaran, aplikasi ini juga memiliki komunitas video game dan store paket in-game sendiri.

Sementara itu, Bigo Live sendiri disebutnya telah memiliki 200 juta pengguna di lebih dari 100 negara. Indonesia berkontribusi sebesar 40 persennya atau 80 juta pengguna, mengikuti India yang punya pengguna Bigo terbesar.

Bisnis globalnya meraup pendapatan sebesar USD300 juta pada 2017. Perusahaan yang dibangun sejak Maret 2016 ini mengklaim telah mendapat keuntungan dari model bisnis live streaming-nya.

"Kita sudah profit, udah BUT (badan usaha tetap) [di Indonesia], hanya dengan 1-2 persen orang yang membayar. Kita juga sudah bayar pajak kok," terang Aswin enggan menyebut angka keuntungan Bigo Live di Indonesia. (eks/eks)


BACA JUGA