Petualangan Baru Pokemon Kembali Hadir di Nintendo Switch

JNP, CNN Indonesia | Rabu, 30/05/2018 17:44 WIB
Petualangan Baru Pokemon Kembali Hadir di Nintendo Switch Ilustrasi. Pokemon memulai petualangan baru di Nintendo Switch. (Foto: REUTERS/Toru Hanai)
Jakarta, CNN Indonesia -- The Pokemon Company mengumumkan tiga game baru untuk konsol Nintendo Switch, yakni Pokemon: Let's Go Pikachu, Pokemon: Let's Go Eevee dan Pokemon Quest.

Dilansir dari situs Polygon, Direktur Game Freak Inc. Junichi Masuda mengatakan game ini akan dikerjakan oleh perusahaannya. Pasalnya, perusahaan tersebut sudah pernah menggarap permainan Pokemon sebelumnya.

Masuda mengungkapkan game ini terinspirasi dari game Pokemon Yellow yang rilis pada 1998.


"Kedua gim ini terinspirasi Pokemon Yellow. Kami ingin membawa permainan untuk kembali ke zaman dahulu. Kami pikir kedua gim ini adalah versi selanjutnya," kata Masuda seperti dilansir dari Polygon.

Pola pertarungan dalam kedua game ini adalah hasil peningkatan game Pokemon Yellow pada 1998. Permainan ini masih mengusung turn-based yang memang menjadi karakteristik game RPG (role playing game).

Gamer bersama Pikachu atau Eeve akan mengeksplorasi untuk bertarung dengan pokemon lainnya agar bisa ditangkap. Gim ini berlatar belakang di daerah Kanto, Jepang.

Pola penangkapan pokemon cukup sama dengan Pokemon Go, gamer harus melempar Pokeball dengan tepat ke arah pokemon yang akan ditangkap. Apabila beruntung, pokemon tersebut akan terperangkap di dalam Pokeball.

Berbeda dengan Pokemon Go, gamer bisa mengguanakan Joy-Con (kontroler Nintendo Switch) untuk melakukan gerakan melempar sungguhan di kedua gim. Agar lebih afdol, keduanya juga menyediakan perangkat tambahan berupa Pokeball Plus berbentuk bola Pokeman yang bisa digunakan sebagai Joy-Con.

Saat hendak menangkap pokemon dengan menggenggam Poke Ball Plus disertai dengan gerakan melempar, gamer bisa merasakan pengalaman sungguhan selayaknya tamer pokemon profesional. Dengan catatan, Pokeball tersebut jangan benar-benar dilempar.

Ketika berhasil menangkap pokemon, Poke Ball Plus akan bergetar sehingga gamer bisa merasakan sensasi pokemon yang sedang bergerak di dalam Pokeball.

Poke Ball Plus juga bisa mengeluarkan suara pokemon yang berada di dalamnya. Kendati demikian harga 'bola' ini belum ditetapkan oleh perusahaan.

"Salah satu hal yang kami perhatikan dari perangkat Pokémon plus dengan Pokémon Go adalah jenis pencahayaan ketika Anda menangkap Pokemon. Perangkat ini memiliki lampu LED dan flash, sehingga menarik bagi banyak pemain," ujar Masuda.

Dia menambahkan, pihaknya akan memastikan agar pokemon tersebut masuk ke dalam Pokeball Plus.

"Jadi, selain getar dan pencahayaan, itu membuatnya merasa seperti Anda telah menangkap pokemon dalam bola," kata Junichi seperti yang dilansir dalam Nintendolife.com.

Berdasarkan trailer, kedua game ini bisa dikoneksikan dengan game Pokemon Go. Gamer bisa menangkap pokemon dengan menggunakan Pokemon Go. Kemudian gamer bisa memindahkan hasil tangkapannya tersebut ke dua game baru.

Melalui Poke Ball plus, Gamer juga bisa melakukan transfer pokemon dari konsol ke Pokeball agar bisa dilatih dalam game Pokemon Go di dunia nyata.

[Gambas:Youtube]

Pokemon Quest

Berbeda dengan kedua game lainnya, Pokemon Quest juga bisa dimainkan menggunakan gawai. Pokemon Quest bisa diunduh saat ini kusus untuk gamer pengguna konsol Nintendo Switch. Untuk versi iOS dan Android, gamer dapat mengunduhnya pada akhir Juni secara gratis di Nintendo Switch.

Hanya saja, perusahaan belum mengonfirmasi apakah Pokemon Quest di platform gawai bisa diunduh secara gratis. Dalam trailernya, layaknya Minecraft, semua pokemon dalam game ini dirancang dengan gaya voxel (kubus tiga dimensi). Gamer bisa membawa tim ekspedisi yang terdiri dari tiga pokemon untuk bertarung dengan pokemon lainnya.

[Gambas:Youtube]

Pokemon Quest mengambil tempat di sebuah pulau yang bernama Tumblecube. Tim ekspedisi ini bisa digunakan untuk bereksplorasi di Pulau Tumblecube. Pola permainan juga cukup mudah dalam setiap stage, gamer tingga memilih jurus yang digunakan oleh Pokemon. Pasalnya para pokemon bergerak dan menyerang secara otomatis.

Gamer juga memiliki markas yang bisa dirancang sesuai dengan keinginan para gamer. Seusai melakukan perjalanan dan menyelesaikan stage tertentu, pengguna kembali ke markas untuk mengamankan item-item jarahan dari stage.

Cara menangkap pokemon dalam game ini juga cukup unik. Dalam game-game pokemon sebelumnya, gamer harus menangkap dengan cara mengalahkan pokemon tersebut. Dalam Pokemon Quest, di markas gamer harus memasak makanan tertentu untuk menarik perhatian pokemon. Apabila gamer beruntung, pokemon tersebut bisa menjadi mitra gamer dalam tim ekspedisi. (age)