Hal ini diungkap Thon menanggapi matinya seekor paus akibat menelan lebih dari 8 kilogram sampah plastik. Ia me menyebut bahwa plastik di perut paus itu menghambat proses pencernaan.
"Jika Anda memiliki 80 kantong plastik di perut, Anda akan mati," jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tak bisa menyelamatkannya. Tal ada yang bisa membantu paus pilot dengan 8 kilogram kantong plastik di perutnya."
"Saya hanya bisa meminta, temanku, tolong, jangan lupa untuk membawa kantong kain dari rumah," tulisnya, seperti dikutip Cnet.
Sebelumnya, seekor paus pilot di Thailand mati setelah makan lebih dari 80 kantong plastik. Paus tersebut sudah tampak sakit sejak minggu lalu (28/5) saat ditemukan di kanal Na Thap, dekat perbatasan antara Thailand dan Malaysia.
Pasca tewas, plastik-plastik ini lantas dikeluarkan dari perut paus. Departemen Kelautan Thailand menunjukkan foto yang menunjukkan betapa banyaknya plastik yang ditelan oleh paus ini.
Biasanya paus pilot memakan cumi-cumi. Pihak berwenang Thailand menyebut kemungkinan paus ini salah mengira sampah plastik itu sebagai makanan mereka.
[Gambas:Video CNN] (eks)