Makan Plastik, 300 Binatang Laut Thailand Mati

Eka Santhika, CNN Indonesia | Selasa, 05/06/2018 18:30 WIB
Makan Plastik, 300 Binatang Laut Thailand Mati Ilustrasi (CNN Indonesia TV)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setidaknya ada 300 binatang laut di Thailand mati tiap tahun karena memakan plastik. Hal ini diungkap ahli biologi kelautan Thailand, Thon Thamrongnawasawat.

Hal ini diungkap Thon menanggapi matinya seekor paus akibat menelan lebih dari 8 kilogram sampah plastik. Ia me menyebut bahwa plastik di perut paus itu menghambat proses pencernaan.

"Jika Anda memiliki 80 kantong plastik di perut, Anda akan mati," jelasnya.


Ia lantas membuat permintaan yang berapi-api pada status Facebooknya.

"Kita tak bisa menyelamatkannya. Tal ada yang bisa membantu paus pilot dengan 8 kilogram kantong plastik di perutnya."

Status ini lantas mendorong warga Thailand untuk mengganti kantong plastik dengan kantong yang bisa dipakai kembali.

"Saya hanya bisa meminta, temanku, tolong, jangan lupa untuk membawa kantong kain dari rumah," tulisnya, seperti dikutip Cnet.

Sebelumnya, seekor paus pilot di Thailand mati setelah makan lebih dari 80 kantong plastik. Paus tersebut sudah tampak sakit sejak minggu lalu (28/5) saat ditemukan di kanal Na Thap, dekat perbatasan antara Thailand dan Malaysia.

Saat itu ia sudah memuntahkan lima plastik ketika kelompok konservasi mencoba menyelamatkannya. Paus ini lantas mati lima hari kemudian.

Pasca tewas, plastik-plastik ini lantas dikeluarkan dari perut paus. Departemen Kelautan Thailand menunjukkan foto yang menunjukkan betapa banyaknya plastik yang ditelan oleh paus ini.

Biasanya paus pilot memakan cumi-cumi. Pihak berwenang Thailand menyebut kemungkinan paus ini salah mengira sampah plastik itu sebagai makanan mereka.

[Gambas:Video CNN] (eks/eks)