Dilansir dari Reuters, Alexander Nix sebelumnya sempat membantah pernah diberikan data oleh Aleksander Kogan pada saat konsultasi politik. Pengakuan tersebut diberikan kepada komite media parlemen.
Namun, sidang Rabu, (6/6), dia mengatakan telah menerima data dari Kogan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam jangka panjang, setelah iinterogasi oleh anggota parlemen, Nix meminta maaf atas film yang menampilkan samaran dia dan mengatakan kampanye online Cambridge Analytica memainkan peran yang menentukan dalam kemenangan pemilihan Trump.
Cambridge Analytica mengatakan setelah film itu disiarkan oleh televisi Channel 4 pada bulan Maret, komentar itu tidak mewakili nilai-nilai atau operasi perusahaan.
Anggota parlemen meminta Nix untuk kembali menghadapi pertanyaan tentang ketidakkonsistenan dalam bukti. (age)