"Kami ingin menyatakan permohonan maaf untuk kesalahan ini," jelas Erin Egan, Kepala Privasi Facebook dalam pernyataannya, seperti dikutip The New York Times, Kamis (7/6).
Dengan adanya bug ini, unggahan pengguna bisa terekspos ke publik, bahkan bisa dilihat oleh mereka yang tidak masuk daftar teman. Meski sebelumnya pengguna sudah mengatur agar postingan itu hanya bisa dilihat oleh daftar teman saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Facebook menyebut bahwa bug ini aktif dari 18 Mei sampai 22 Mei. Erin mengatakan bug ini tidak mengubah pengaturan privasi unggahan sebelum tanggal 18 Mei tersebut.
"Agar lebih jelas, bug ini tidak berdampak pada bug yang diunggah sebelum bug ini ada. Dan bug ini masih bisa memilih korban. Kami minta maaf atas kesalahan ini," ujar Erin.
Kesalahan ini terjadi karena Facebook saat membangun opsi "featured item" di profil pengguna yang berfungsi menyoroti foto-foto dan beragam konten lainnya.
Facebook menyadari bahwa Facebook harus transaparan tentang produk dan pengaturan privasi, terutama saat membuat kesalahan.
Atas kesalahannya tersebut, Facebook memberikan notifikasi kepada 14 juta pengguna di seluruh dunia yang berpotensi terkena bug ini. Notifikasi ini merupakan anjuran kepada pengguna untuk meninjau ulang unggahan mereka dan menguncinya lebih ketat lagi.
Kedepannya Facebook berencana membuat notifikasi ini digunakan untuk memperingatkan pengguna tentang masalah privasi lainnya yang ditemukan. (eks/eks)