Beluga XL, Versi Baru Si 'Paus Langit' Buatan Airbus

Bisma Septalisma, CNN Indonesia | Sabtu, 21/07/2018 14:00 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Pesawat angkut khusus Airbus A330-743L atau juga dijuluki Beluga XL diuji coba. Burung besi ini akan mulai bertugas tahun depan menggantikan versi lawas.

Airbus Beluga XL (kiri) diparkir di sebelah sang 'kakak', Airbus Beluga ST (kanan). Pesawat berbadan jumbo itu diuji terbang di Colomiers, dekat Kota Toulouse, Prancis, pada Jumat (19/7) kemarin. (REUTERS/Regis Duvignau).
Corak badan Airbus Beluga XL yang menyerupai ikan Paus Beluga adalah hasil pilihan jajak pendapat 20 ribu masyarakat digelar perusahaan itu melalui Internet. (REUTERS/Regis Duvignau).
Dengan luas ruang penyimpanan lebih besar, daya angkut Airbus Beluga XL bertambah dua kali lipat dan bakal diperkirakan bisa membawa komponen pesawat dalam jumlah lebih banyak. (REUTERS/Regis Duvignau).
Airbus Beluga XL disebut memiliki bobot 125 ton, bentang sayap 60,3 meter, dan bisa mengangkut beban hingga 60 ton dengan jarak penerbangan sejauh 2500 mil (4023 kilometer). (REUTERS/Regis Duvignau)
Pegawai Airbus dan masyarakat memenuhi bandara di Colomiers Prancis, guna menyaksikan uji terbang Beluga XL. (REUTERS/Regis Duvignau).
Airbus Beluga XL akan dipakai buat mengangkut sejumlah komponen pesawat ke lokasi perakitan akhir di Toulouse, Prancis, dan Hamburg, Jerman. (REUTERS/Regis Duvignau).
Para insinyur di Airbus mengubah lebar ruang kargo dan menurunkan posisi kokpit pesawat Beluga XL supaya memudahkan dalam proses bongkar muat. (REUTERS/Regis Duvignau)
Pesawat Airbus Beluga XL dibekali dengan dua mesin jet turbofan Trent 700 buatan Rolls-Royce. Dapur pacu itu mampu membawa si 'Paus Langit' menjelajah ribuan kilometer. (REUTERS/Regis Duvignau).
Roda pendaratan pesawat Airbus Beluga XL dirancang bisa menahan beban hingga 125 ton. REUTERS/Regis Duvignau