Wahana penjelajah ini nantinya akan mampu mengirimkan contoh bebatuan, debu, dan tanah dari Mars ke Bumi, yang belum pernah dapat dilakukan sebelumnya.
Saat ini, di Mars sudah terdapat dua wahana penjelajah milik NASA bernama Opportunity dan Curiosity. Namun, keduanya hanya mampu mengirimkan data kepada para peneliti di bumi, tidak mengirimkan sampel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pemerintah Inggris, nantinya wahana penjelajah baru ini akan mengambil sampel yang sebelumnya sudah dikumpulkan oleh wahana penjelajah milik NASA, kemudian memindahkannya ke sebuah kendaraan lain.
Detail lebih lanjut tentang kontrak tersebut, termasuk kapan proyek ini akan dimulai dan kapan wahana penjelajah akan diluncurkan tidak dipublikasikan. Namun, sampel dari Mars dipastikan belum akan tiba di bumi hingga setidaknya beberapa tahun ke depan. (eks)