Tri Sukma Anreianno, Head of Public Affairs Grab Indonesia mengungkapkan pihaknya akan mendukung inisiatif Gubernur, salah satunya dengan menyediakan shelter driver.
"Kami mendukung inisiatif Pak Anies dan Pemprov DKI Jakarta untuk bersama-sama menyediakan lahan parkir bagi pengemudi ojek online," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (26/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga kami pun membangun sejumlah shelter secara bertahap," tambahnya.
Tri menjelaskan dalam waktu dekat, Grab akan membangun satu GrabBike Lounge tambahan yang akan berlokasi di wilayah Jakarta.
Sebelumnya, Anies berencana memanggil perusahaan atau pengelola ojek online (ojol) ka Balai Kota karena keberadaan ojol dianggap telah menyebabkan kemacetan saat menunggu penumpang atau mengetem di pinggir jalan.
"Nanti kita panggilin semuanya, Dishub sudah berapa kali komunikasi," kata Anies di kawasan Sudirman, Minggu (22/7).
Dengan tempat transit tersebut, kata Anies, maka driver ojol tidak akan lagi menunggu penumpang di pinggir-pinggir jalan raya.
"Tempat-tempat untuk transit, untuk penjemputan, karena kalau seperti ini (menunggu di pinggir jalan) terus akan menimbulkan masalah terus," tuturnya. (age)