Hal ini seperti diungkap Supervisor Corporate Communications & Integration Telkomsel Area Jabotabek & Jabar Singue Kilatmaka.
"Akibat gempa di Kawasan Lombok Utara, layanan komunikasi di wilayah sekitar terkendala dan tidak optimal akibat putusnya pasokan listrik," jelasnya saat dihubungi via pesan teks Senin (6/8) pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekitar 25 persen BTS yang mati karena catu daya dan akses [...] Begitu bisa akses kita akan menggunakan genset untuk menghidupkan BTS-BTS tersebut," jelas Wakil Direktur PT Hutchison 3 Indonesia, Danny Buldansyah lewat pesan teks.
"(Beberapa) area BTS-nya masih belum bisa diakses. Karena jalan yang terputus dan ada beberapa yang restricted karena factor safety," jelas Danny.
Telkomsel sendiri masih belum dapat memberikan angka pasti terkait persentase BTS yang terkendala akibat gempa yang melanda Lombok.
"Kita masih fokus untuk pemenuhan layanan ke pelanggan dan keselamatan karyawan dan keluarga," jelas Singu.
CNNIndonesia telah menghubungi Indosat dan XL terkait hal ini, namun belum memperoleh tanggapan. (eks)