Blokir Porno Andalkan Google, Mesin Ais Diklaim Masih Bekerja

Eka Santhika & RBC, CNN Indonesia | Jumat, 10/08/2018 12:34 WIB
Kominfo melakukan pemblokiran konten porno dengan mengandalkan fitur safe search milik Google, lantas apa kerja mesin ais? Ruangan mesin ais Kominfo (CNN Indonesia/Bintoro Agung Sugiharto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengamat menilai diaktifkannya fitur pencarian aman (safe search) di Google Chrome membantu meringankan tugas mesin ais Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk menyaring konten pornografi.

Hal ini diungkap oleh Ismail Fahmi, pengamat kemanan internet yang juga sempat menangani mesin ais Kominfo. Menurutnya fitur safe search Google sangat signifikan untuk menyetop akses pengguna internet ke situs-situs pornografi.

"Untuk pornografi, iya, (mesin ais) sangat sangat terbantu dengan safe search Google," jelas Ismail saat dihubungi via pesan teks, Jumat (10/8).


Meski sebagian besar konten pornografi telah tersaring oleh fitur safe search Google, namun bukan berarti mesin ais Kominfo yang berharga miliaran itu tidak bekerja.

Sebab, yang disaring dengan fitur safe search Google hanya terbatas pada konten pornografi. Mesin ais ini menurut Ismail juga bekerja untuk mendeteksi dan memblokir situs-situs perjudian, deteksi peredaran obat terlarang, ujaran kebencian, dan berbagai macam isu nasional lainnya.

"Mesin ais ini bukan hanya untuk pornografi (saja)[...] Kalau coba dicari di Google, situs-situs togel ini belum distop dengan safe search. AIS akan rutin menyisir situs-situs togel ini, lalu memblokirnya," jelas Ismail lagi.

Kominfo sendiri mengklaim bahwa pihaknya terus menambahkan basis data kata kunci mereka untuk meningkatkan kemampuan blokir mesin ais.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kominfo Noor Iza menyampaikan bahwa saat ini pihaknya baru mengumpulkan 500 kata kunci yang telah diuji oleh mesin ais. Mesin tersebut telah mulai beroperasi sejak awal tahun 2018.

Meski demikian, Noor mengaku bahwa kata-kata kunci berkembang cepat. Oleh karena itu ia menyatakan Kemenkominfo akan terus melakukan pemantauan dengan mesin ais, agar kata-kata kunci yang mengarah pada konten pornografi dapat terus diperbarui.

Sebelumnya, pemerintah meminta ISP (Internet Service Provider) untuk mengaktifkan fitur pencarian aman (safe search) yang ada di pilihan setting Google. Kominfo meminta agar pilihan ini dijadikan pengaturan bawaan (default) dari tiap ISP tersebut.

Tanpa mengaktifkan fitur itu, pengguna internet di Indonesia masih bisa mengakses gambar-gambar porno di mesin pencari. Tapi setelah ISP menjadikan pilihan safe search sebagai default, pengguna tak bisa mematikan pilihan ini sehingga sulit untuk mengakses konten porno. (eks/eks)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK