Pesta demokrasi tersebut mulai menarik perhatian para pencari cuan. Pasalnya, tak lama setelah deklarasi diumumkan sejumlah domain dengan nama masing-masing paslon bermunculan.
Melihat potensi bisnis yang menarik, harga domain tersebut dijual selangit. Muhammad Sigit Saputro menjadi salah satu orang yang berharap mendapat cuan dari dimulainya pesta demokrasi di Indonesia tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya sih dari Kamis pagi, saya sudah menganalisis beberapa kemungkinan yang kira-kira akan jadi pasangan capres-cawapres," katanya saat dihubungi via telepon, Senin (13/8).
Namun, ternyata pada Kamis sore Jokowi mendeklarasikan bahwa ia memilih Ma'ruf Amin sebagai wakilnya.
Foto: Screenshot via prabowosandi.com |
Menurutnya, Pilpres sebagai pesta demokrasi terbesar di negeri ini adalah momen yang tepat untuk melakukan jual-beli domain dengan nama-nama yang populer di mesin pencari. Ini bukan kali pertama Sigit melakukan jual-beli domain dengan memanfaatkan momen dan nama yang sedang tren.
Sejauh ini, ia menyatakan sudah ada beberapa orang yang mengajukan penawaran terhadap domain prabowosandi.id dan prabowosandi.com yang dijualnya.
Namun, hingga saat ini belum ada yang secara resmi mencapai kesepakatan dan membeli domain tersebut darinya.
Lihat juga:Prabowo-Sandi Jalani Pemeriksaan Kesehatan |
Terkait kemungkinan pihak yang merasa keberatan dan mengajukan hal tersebut ke Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Sigit mengklaim dirinya akan tunduk pada proses hukum yang berlaku.
"Kita sebagai warga negara harus taat kepada hukum, jadi ya kesepakatan terbaiklah domain itu akan jatuh kepada siapa, karena siapa pun orang pasti tidak mau bermasalah dengan hukum," tuturnya.
Jatuh tempo masa berakhirnya domain tersebut yakni satu tahun kemudian pada 9 Agustus 2019. Sigit menjual masing-masing domain seharga Rp1 miliar. (age)
Foto: Screenshot via prabowosandi.com