Warganet Serang Richard Muljadi soal Penangkapan

Dinda Audriene, CNN Indonesia | Kamis, 23/08/2018 00:17 WIB
Warganet Serang Richard Muljadi soal Penangkapan Ilustrasi kokain (Foto: REUTERS/Mariana Bazo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Warganet menyerang Richard Muljadi di kolom komentar akun Instagram pribadinya, usai kepolisian mengumumkan salah satu cucu konglomerat tertangkap karena menggunakan kokain di salah satu restoran di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, foto yang diunggah pada Selasa (21/8) dibanjiri komentar warganet hingga 203 orang pada pukul 16.45 WIB.

Salah satu pemilik akun bernama @vidimaril mengatakan jika Richard merupakan seseorang yang memang doyan menggunakan narkoba. Namun, ia mengaku pernah mengidolakan sosok Richard.



"Mulanya respect tahunya seperti ini. Menyesal banget pernah dekat. Kasihan orang tuanya," tulis @vidimaril dalam kolom komentar Richard.

Selain itu, pemilik akun instagram lainnya bernama @hughjackmanindonesia mengatakan tak heran kepolisian menangkap Richard karena tertangkap menggunakan kokain.

"Nggak heran sih jangankan cucu konglomerat, lah wong anak-anak raja dan ratu dangdut yang keliatan alim juga menggunakan narkoba kok," kata @hughjackmanindonesia.

Belum habis, komentar negatif juga datang dari pemilik akun @surijantonikolas menyebut cukup terkejut dengan berita hari ini. Ia begitu menyayangkan kejadian tersebut.

Namun, beberapa warganet juga ada yang memberikan dukungan kepada Richard. Salah satunya @mtdaniell yang menuturkan manusia banyak yang senang jika melihat orang susah.


"Manusia di sini banyak yang susah liat orang seneng, tapi seneng banget liat orang susah," tulis dia.

Sebelumnya Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengatakan penangkapan terhadap Richard dilakukan pada Rabu (22/8) sekitar pukul 02.00 WIB. Penangkapan dilakukan oleh tim piket Resmob Polda Metro Jaya.

"Tersangka masuk ke dalam toilet hendak menggunakan barang bukti tersebut, kemudian ditemukan tersangka dan barang bukti di atas handphone," ujarnya melalui keterangan resmi.

(agr/arh)


ARTIKEL TERKAIT